Puluhan Rumah di Kecamatan Cisompet dan Cihurip Terancam Akibat Pergeseran Tanah dan Longsor, Warga Diminta Waspada

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 11 September 2024 | 22:04 WIB
Musibah longsor dan pergeseran tanah melanda kecamatan Cisompet dan Cihurip Kabupaten Garut pada Selasa hingga Rabu, 10-11 September 2024. (Dok. Kecamatan Cihurip)
Musibah longsor dan pergeseran tanah melanda kecamatan Cisompet dan Cihurip Kabupaten Garut pada Selasa hingga Rabu, 10-11 September 2024. (Dok. Kecamatan Cihurip)

 

Mediapriangan.com - Curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Garut menyebabkan terjadinya musibah longsor di kecamatan Peundeuy, Pasirwangi, Malangbong dan dua kecamatan di bagian selatan.

Selain longsor, dua kecamatan bagian selatan, yakni Kecamatan Cisompet dan Kecamatan Cihurip Kabupaten Garut, juga terjadi pergeseran tanah pada Selasa hingga Rabu, 10-11 September 2024.

Fahmi Prayoga, Camat Cisompet, melaporkan bahwa pergeseran tanah di Kampung Gunung Bubut, Desa Cihaurkuning, kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, menyebabkan kerusakan pada rumah milik warga bernama Ucih.

Baca Juga: Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Kecamatan Garut pada 11 September 2024, Akses Jalan dan Pemukiman Warga Terancam

Selain itu, di Kampung Cikaak, Desa Sindangsari, rumah milik Hendri dan Ikin juga mengalami kerusakan akibat kejadian serupa.

Di Kecamatan Cihurip, longsor melanda empat titik yang tersebar di wilayah tersebut. Salah satu titik longsor terjadi di Desa Cihurip pada Selasa malam 10 September 2024, sekitar pukul 22.35.

Camat Cihurip, Ganjar Ahadiat Tursana, menjelaskan bahwa longsor tersebut menimpa dinding rumah milik warga bernama Sahri dan Kiki.

Baca Juga: Peringatan Hari Radio Nasional 11 September 2024, Mengulik Kembali Sejarah Penyiaran di Indonesia di Era Digital

Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp30 juta, dan kedua korban telah mengungsi ke rumah kerabat terdekat untuk sementara waktu

Di Desa Jayamukti, longsor melanda tiga lokasi, Kampung Langkob, Kampung Sukatani, dan Kampung Sikluk.

Di Kampung Langkob, longsor meruntuhkan Tebing Penahan Tanah (TPT), yang membahayakan rumah milik Rosid dengan kerugian sekitar Rp50 juta.

Baca Juga: Kebakaran di Kampung Cikiruh, Desa Sukamulya Kabupaten Garut, Tiga Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp65 Juta

Di Kampung Sukatani, longsor juga menyebabkan TPT roboh, mengancam rumah milik Iin dan Enas, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X