Di Tengah Serangan Kampanye Hitam Bertema SARA, KDM Yakin Rakyat Jawa Barat Tetap Rasional dalam Memilih Pemimpin

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 6 Oktober 2024 | 08:31 WIB
Kang Dedi Mulyadi (KDM) calon gubernur Jawa Barat usai acara Konsolidasi Gerindra Jawa Barat pada Sabtu, 5 Oktober 2024.   (Istimewa)
Kang Dedi Mulyadi (KDM) calon gubernur Jawa Barat usai acara Konsolidasi Gerindra Jawa Barat pada Sabtu, 5 Oktober 2024. (Istimewa)

 

Mediapriangan.com - Kang Dedi Mulyadi (KDM), calon gubernur Jawa Barat, hingga kini masih menghadapi serangan kampanye hitam yang berfokus pada isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).

Taktik ini sering digunakan untuk menyebarkan berita-berita lama yang diangkat kembali dengan tujuan merusak citra KDM dengan beragam isu SARA.

"Saat ini, media sosial dipenuhi dengan kampanye hitam yang menggunakan isu SARA, mengulang kembali berbagai berita dari lima tahun lalu," ujar KDM seusai acara Konsolidasi Gerindra Jawa Barat pada Sabtu, 5 Oktober 2024.

Baca Juga: Dapat Nomor Urut 4, KDM Optimis, Pat-Pat Gulipat, Pilihan Warga Jawa Barat Tahun 2024, Nomor Empat Pasti Dapat!

Meskipun demikian, KDM menanggapi serangan tersebut dengan santai.

"Bagi saya, kampanye hitam ini seperti suplemen untuk meningkatkan vitalitas," ucapnya.

Ia justru memandang kampanye hitam ini sebagai motivasi untuk terus berjuang meraih kemenangan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat yang akan datang.

"Jika hanya disuguhkan yang manis terus-menerus, seperti minum es, tubuh malah tidak terbiasa dengan tantangan. Sama halnya dengan ini, kampanye hitam adalah obat," jelasnya.

Baca Juga: Pasangan Calon Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan Bentuk Tim Pemenangan untuk Pilgub Jabar 2024

Lebih lanjut, KDM menilai bahwa kampanye hitam yang beredar menjadi pengingat bagi seluruh kandidat agar lebih berhati-hati menjelang pertengahan masa kampanye.

"Kampanye hitam ini menjadi stimulus agar semua pasangan calon tetap waspada. Biarkan saja mereka menggunakan isu SARA dengan berbagai dalih yang mereka angkat, baik atas nama agama maupun lainnya," tambah KDM.

Namun, ia yakin bahwa semakin lama, taktik ini akan kehilangan daya tariknya. "Rakyat tidak akan percaya terus-menerus," tegas KDM.

Baca Juga: Sederet Artis dan Selebriti Masuk Daftar Caleg Partai Gerindra di Pileg 2024, Siapa Saja?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X