PWI Jabar Sentil Pemkab Indramayu, Usir Wartawan dari Graha Pers, Tanda Kemerdekaan Pers Sedang Dibungkam?

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 18 Juli 2025 | 21:07 WIB
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat, Hilman Hidayat.  (Dok. PWI Jawa Barat)
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat, Hilman Hidayat. (Dok. PWI Jawa Barat)

“Ini soal cara pemerintah melihat pers. Langkah mengusir seperti itu bisa menjadi preseden buruk bagi kemerdekaan pers di Indramayu dan nasional,” ujar Hilman.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jabar, Ahmad Syukri, turut menyuarakan keprihatinannya. Ia menduga pengosongan gedung dilakukan karena adanya konflik internal di tubuh PWI saat ini.

Baca Juga: Dewan Pers dan Komunitas Pers Menolak RUU Penyiaran yang Mengancam Independensi dan Profesionalisme Pers

“Kita paham soal aset, tapi ini dilakukan di tengah konflik di internal PWI. Kenapa baru sekarang ada perintah pengosongan, kenapa tidak dari dulu? Ada motif apa?” cetusnya.

Ia mengingatkan bahwa sebelumnya PWI Jabar telah mengeluarkan surat edaran kepada para kepala daerah agar bersikap netral selama proses rekonsiliasi PWI berlangsung. Namun, pengusiran ini justru memperkeruh suasana.

“Padahal saat ini tengah berjalan proses rekonsiliasi. Bahkan sudah ada kesepakatan tentang pelaksanaan Kongres Persatuan tanggal 30 Agustus nanti. Seharusnya semua pihak menahan diri dan tidak melakukan manuver yang bisa memicu kegaduhan,” ujar Syukri.

PWI Jabar berharap Pemkab Indramayu dapat mengkaji ulang keputusan tersebut dan membuka ruang dialog untuk menyelesaikan persoalan ini secara bijak dan elegan.

“Lebih baik dibuka ruang dialog terlebih dahulu. Itu lebih elok dan elegan,” tutupnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X