Cihideung Jadi Pusat Perayaan Raksa Budaya Santun, Begini Cara Kota Tasikmalaya Jaga Budaya di Tengah Modernisasi

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 29 Oktober 2025 | 17:35 WIB
Raksa Budaya Santun di Cihideung hidupkan suasana budaya dan ekonomi kreatif lewat UMKM dan seni khas Kota Tasikmalaya, pada Rabu, 29 Oktober 2025. (Dok. Kominfo)
Raksa Budaya Santun di Cihideung hidupkan suasana budaya dan ekonomi kreatif lewat UMKM dan seni khas Kota Tasikmalaya, pada Rabu, 29 Oktober 2025. (Dok. Kominfo)

Mediapriangan.com - Pusat Kota Tasikmalaya hari ini tampak berbeda. Lapangan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, menjelma menjadi ruang perayaan penuh warna dalam gelaran Raksa Budaya Santun episode Kecamatan Cihideung.

gelaran Raksa Budaya Santun Cihideung dalam rangka Hari Jadi Kota Tasikmalaya ini, berlangsung meriah sejak pagi, menandai semangat kebersamaan dan cinta budaya yang tetap hidup di tengah hiruk-pikuk kawasan perkotaan.

Sejak matahari terbit, masyarakat dari berbagai kalangan memadati area lapangan. Aroma kuliner khas dari stan UMKM lokal berpadu dengan lantunan musik tradisional, menciptakan atmosfer yang hangat dan menggugah semangat warga Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Di Tengah Hujan Deras, Warga Tamansari Penuhi Situ Cibeureum dalam Raksa Budaya Santun Kota Tasikmalaya

Kegiatan Raksa Budaya Santun ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kota Tasikmalaya.

Acara turut dihadiri oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., M.BA., Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Dicky Candra Negara, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim S.H., dan jajaran Forkopimda Kota Tasikmalaya.

Tentu hadir sebagai tuan rumah Camat Cihideung, Kapolsek Cihideung, Danramil 1201/Kota Tasikmalaya, para lurah se-Kecamatan Cihideung, serta tamu undangan dan masyarakat yang antusias.

Baca Juga: Lanjutkan Euforia Hari Jadi ke-24 Kota Tasikmalaya, Berikut Tiga Jadwal Raksa Budaya Santun Akhir Oktober 2025

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan disambut dengan kesenian khas daerah, termasuk penampilan Pencak Payung. Dalam sambutannya, ia menegaskan makna penting dari tema kegiatan kali ini.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa di tengah dinamika perkotaan, budaya dan kebersamaan tetap hidup. UMKM kuliner yang hadir hari ini adalah bukti nyata bahwa Tasikmalaya memiliki potensi ekonomi kreatif yang tumbuh seiring dengan budaya yang lestari,” ujar Wali Kota.

Wali Kota Viman menambahkan bahwa Raksa Budaya Santun menjadi wadah nyata masyarakat untuk menjaga budaya dan memperkuat ekonomi lokal.

Baca Juga: Meriah dan Penuh Kebersamaan, Hari Jadi ke-24 Kota Tasikmalaya di Mangkubumi Jadi Cerminan Semangat Raksa Budaya Santun

“Kegiatan ini merupakan tema yang diambil dalam memperingati HUT Kota Tasikmalaya yang berarti ‘Menjaga Budaya’,” jelasnya.

Selain penampilan seni dan hiburan tradisional, acara juga dimeriahkan oleh senam bersama, gerakan minum susu, dan pembagian doorprize.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X