Dinas Pariwisata Ciamis Kolaborasi Kembangkan Desa Wisata Jalatrang Lewat Pendampingan 9 Bulan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 15 November 2025 | 21:05 WIB
Dinas Pariwisata Ciamis pendampingan Desa Wisata Jalatrang melalui collaborative government bersama Disparbud Jabar dan Telkom University.   (Media Dispar Ciamis)
Dinas Pariwisata Ciamis pendampingan Desa Wisata Jalatrang melalui collaborative government bersama Disparbud Jabar dan Telkom University. (Media Dispar Ciamis)

 

 

Mediapriangan.com - Dinas Pariwisata Ciamis melakukan kerja sama dengan Disparbud Jawa Barat dan Telkom University dalam program pendampingan Desa Wisata Jalatrang, yang resmi dimulai pada Kamis (13/11/2025).

Program tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas raihan juara satu lomba Gapura Sapta Pesona tahun 2025. Melalui konsep Collaborative Government, seluruh pihak yang terlibat sepakat membuka ruang sinergi lintas lembaga untuk mempercepat pengembangan destinasi di Jalatrang.

Kegiatan perdana pendampingan turut dihadiri Kabid Destinasi Disparbud Jawa Barat, Ketua Tim Telkom University, Sekretaris Dinas Pariwisata Ciamis, Kepala Desa Wisata Jalatrang, serta para pengelola dan penggiat wisata setempat.

Baca Juga: Ciamis Jadi Inspirasi Nasional, Pusdal LH Kalimantan Pelajari Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Pendekatan kolaboratif ini menjadi salah satu strategi yang diyakini mampu memperkuat daya saing destinasi wisata lokal.

Ketua Tim Telkom University, Dr. Sampurno Wibowo, S.E., M.Si., menyampaikan komitmennya dalam memberikan pendampingan yang terarah pada sektor branding, advertising, dan selling.

"Kami hadir untuk membantu desa wisata memiliki identitas yang kuat, strategi promosi yang tepat, dan kemampuan menjual yang efektif agar kunjungan wisata meningkat secara signifikan," kata Sampurno Wibowo.

Baca Juga: Didi Sukardi Ajak Ayah di Ciamis Tanam Pohon Bersama Anak di Hari Ayah Nasional 2025

Lebih jauh, prinsip Collaborative Government juga ditekankan oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Ciamis, Dian Kusdiana, S.IP., M.M., yang menilai model kerja sama ini penting diterapkan dalam pengembangan desa wisata.

"Melalui collaborative government, kita bisa menekan penggunaan APBD ditengah efisiensi tanpa mengurangi kualitas program pengembangan destinasi," ujar Dian Kusdiana.

Melalui program pendampingan desa wisata yang direncanakan berlangsung selama sembilan bulan, seluruh pihak berharap Desa Wisata Jalatrang mampu tampil sebagai destinasi dengan daya saing kuat.

Baca Juga: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Serahkan Ambulans dan Ajak Tenaga Medis Lebih Sehat di Peringatan HKN ke-61

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X