Viral Gedung Kopdes Merah Putih di Pacitan Jadi Lokasi Resepsi Pernikahan, Kepala Desa Buka Suara

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 14 Juni 2026 | 10:53 WIB
Menyoroti viralnya kontroversi Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang dijadikan tempat resepsi pernikahan warga di Pacitan, Jawa Timur.    (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti viralnya kontroversi Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang dijadikan tempat resepsi pernikahan warga di Pacitan, Jawa Timur. (Instagram.com/@undercover.id)

PACITAN, Mediapriangan.com - Keberadaan Gedung Kopdes Merah Putih di Pacitan mendadak menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang memperlihatkan aktivitas resepsi pernikahan di dalam bangunan tersebut beredar luas di media sosial.

Perbincangan mengenai Gedung Kopdes Merah Putih ramai muncul setelah sejumlah akun media sosial membagikan dokumentasi acara yang digelar di lokasi tersebut.

Banyak warganet mempertanyakan penggunaan bangunan yang dipersiapkan untuk mendukung aktivitas ekonomi desa, tetapi justru digunakan untuk resepsi pernikahan.

Video yang beredar memperlihatkan suasana pesta pernikahan lengkap dengan dekorasi pelaminan dan kehadiran para tamu undangan. Lokasi acara disebut berada di Gedung Kopdes Merah Putih yang berlokasi di Desa Wonokarto, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Baca Juga: Viral CCTV Bundaran HI Dikabarkan Mati saat Demo Mahasiswa, Pemprov DKI Tegaskan CCTV Bundaran HI Berfungsi Normal

Salah satu unggahan yang menjadi perhatian publik dibagikan oleh akun Instagram @undercover.id pada Minggu, 14 Juni 2026.

"Gedung Kopdes di Ngadirojo Pacitan dipakai resepsi pernikahan," tulis postingan tersebut.

Sebelumnya, video serupa juga lebih dahulu beredar melalui akun TikTok Agus Purwo Wiyono dan kemudian menyebar ke berbagai platform media sosial lainnya.

Viralnya penggunaan Gedung Kopdes Merah Putih untuk resepsi pernikahan memunculkan beragam tanggapan.

Baca Juga: ICW Soroti Dugaan Jual Beli SPPG Eks Pimpinan BGN, Sebut Ada Kejahatan Terstruktur dan Sistematis

Sebagian warganet mempertanyakan fungsi bangunan tersebut, sementara sebagian lainnya menilai pemanfaatan gedung untuk kepentingan masyarakat bukanlah persoalan besar selama tidak mengganggu tujuan utamanya.

"Jos! pokoknya bermanfaat dari rakyat untuk rakyat," demikian salah satu komentar warganet dalam unggahan tersebut.

Menanggapi ramainya pembahasan di media sosial, Kepala Desa Wonokarto, Muhsin, memberikan penjelasan mengenai penggunaan gedung tersebut. Menurutnya, bangunan itu memang belum melalui proses serah terima resmi kepada pemerintah desa.

Baca Juga: Viral Borong Dagangan PKL untuk Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Aksi Warga Jaga Warga Tuai Pujian

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X