BALI, Mediapriangan.com - Perdebatan mengenai batas penggunaan fasilitas publik kembali mencuat setelah unggahan tentang viral mahasiswa bawa printer di sebuah coffee shop di Bali ramai diperbincangkan warganet.
Aksi yang dilakukan sekelompok mahasiswa itu memicu beragam tanggapan, mulai dari kritik hingga diskusi mengenai etika saat nugas di kafe. Peristiwa tersebut pertama kali menjadi perhatian publik melalui unggahan di platform Threads.
Dalam unggahan yang beredar luas, tampak sejumlah mahasiswa datang ke sebuah coffee shop di Bali sambil membawa perangkat pendukung tugas kuliah, termasuk printer.
Baca Juga: Celebration Bobotoh for Humanity 2026 di Garut Angkat UMKM dan Ubah Citra Suporter Sepak Bola
Unggahan itu dibagikan akun Threads @__iaro yang mengaku menemukan pemandangan tidak biasa saat berada di lokasi.
“Ini gue barusan banget nemu group bawa ama printer-printernya ke coffee shop!” tulis akun Threads @__iaro, dikutip pada Jumat, 19 Juni 2026.
Tak hanya membawa printer, kelompok mahasiswa tersebut disebut menggunakan beberapa fasilitas kafe dalam waktu yang cukup lama. Informasi itu kemudian diperkuat oleh unggahan lain yang ikut viral di Threads.
Baca Juga: Kemacetan Kota Cimahi Jadi Sorotan, Erwan Setiawan Ingatkan Ancaman Polusi dan Stres Warga
Pemilik akun @aall.ffi mengungkapkan bahwa kelompok tersebut datang dengan dua unit printer dan menempati tiga meja yang memiliki akses ke stop kontak listrik. Kondisi itu kemudian menarik perhatian pelanggan lain yang berada di lokasi.
“Ini konteksnya gimana ya dijadiin fotocopy sama anak-anak kuliahan boleh atau nggak sih?? Sampai bawa 2 biji printer dan mereka tadi ngomong ‘Bengkak tagihan listrik di sini’ sambil tertawa-tawa,” tulisnya dalam utas tersebut.
“FYI mereka mengambil 3 meja yang ada colokannya, dari tadi bunyi (printernya),” imbuhnya.
Baca Juga: Didi Sukardi Hidupkan Seni Budaya Sunda di Hari Jadi Ciamis, Lembur Galuh Disiapkan Jadi Ikon Baru
Fenomena viral mahasiswa bawa printer tersebut kemudian berkembang menjadi pembahasan lebih luas mengenai etika di tempat umum, khususnya terkait penggunaan fasilitas yang tersedia di coffee shop di Bali.
Artikel Terkait
Curug Saderi Bogor Tawarkan Trekking Mudah 15 Menit, Cocok untuk Pemula dan Pecinta Alam?
Gang Kalimati Glodok Jadi Surga Kuliner Pecinan, Apa Saja Makanan Viral di Jakarta Barat Ini?
Gua Bangkang Lombok Tengah Disebut Gua Sumur dan Gua Kelelawar, Apa yang Membuatnya Jadi Primadona Wisata?
Kolam Renang Putri Duyung Depok Jadi Wisata Air Favorit Keluarga, Apa Saja Wahana Seru di Sawangan?
Pantai Karang Bokor Banten Punya Vibes Mirip Nusa Penida, Tapi Kenapa Wisatawan Tak Boleh Berenang?
Roji Ramen Jaksel Hadirkan Suasana Ala Tokyo Jepang, Benarkah Rasanya Bikin Serasa di Ramen Alley?
The Green Villas Bogor Jadi Wisata Hits 2026, Apa Saja Daya Tarik Liburan Keluarga di Puncak 2?
7 Kuliner Khas Lombok Ini Bikin Ketagihan, Dari Ayam Taliwang hingga Sate Bulayak yang Menggoda Selera