"Ya, ini nanti hasil dari penyelidikan kami berdasarkan hasil keterangan yang bersangkutan nanti akan kami kolaborasikan dan kami gelar (perkara)," jelas Kapolres.
Hingga Minggu sore (12/7/2026), penyelidikan ledakan diduga bom rakitan masih terus berjalan. Pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah peristiwa tersebut berkaitan dengan jaringan terorisme atau murni konflik personal.
Sementara itu, terkait keributan PKL di kawasan Dadaha Tasikmalaya, berdasarkan keterangan yang dihimpun, perselisihan bermula ketika seorang pedagang tahu gejrot berselisih dengan seorang pedagang jagung.
Diduga berada di bawah pengaruh alkohol, pedagang tahu gejrot berinisial E tiba-tiba memarahi kakak dari pedagang jagung berinisial S tanpa alasan yang jelas.
Kejadian tersebut sempat dilerai warga dan kedua pedagang yang terlibat keributan PKL dipisahkan untuk menghindari konflik yang lebih luas.***
Artikel Terkait
Runutan Penggeledahan Rumah Jampidsus hingga Sitaan 74 Kg Emas, Berujung Febrie Adriansyah Mundur
Jelang Berangkat ke Italia, Timnas Minisoccer Indonesia TC di Kota Tasikmalaya, Dapat Dukungan Stafsus Presiden
Megawati Hangestri Tiba di Hyundai Hillstate, Fans Red Sparks Justru Beri Dukungan Jelang Liga Voli Korea
Megawati Hangestri Langsung Latihan di Hyundai Hillstate, Ungkap Alasan Kembali ke V League Korea Musim 2026/2027
Jawa Barat Luncurkan SWJ MFT Award 2026, Perkuat Wisata Ramah Muslim Berbasis Data dan Standar Nasional
Siapa Yoo So yeon? Sosok yang Selalu Dampingi Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate