Untuk mempercepat proses penelusuran, Tim Gerak Cepat atau TGC turut diaktifkan. Tim tersebut bertugas mengumpulkan informasi dan mencari kemungkinan sumber dugaan keracunan.
"Kami belum dapat menyimpulkan penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan laboratorium selesai," jelasnya.
Hakam meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum hasil pemeriksaan keluar.
"Karena itu, kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil pemeriksaan yang sedang berjalan," tandas Hakam.
Dengan proses tersebut, penyebab keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Dugaan bahwa makanan MBG tidak layak konsumsi belum dapat dipastikan berdasarkan informasi sementara.
Distribusi Makanan MBG Dihentikan Sementara
Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Kota Semarang mengambil keputusan untuk menghentikan sementara distribusi makanan dari penyelenggara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
Penghentian dilakukan sembari proses penyelidikan epidemiologi dan pemeriksaan laboratorium berjalan.
Dinkes juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan program MBG di SMKN 6 Semarang. Di antaranya pihak sekolah, SPPG Kota Semarang Timur atau Karangturi, serta Yayasan Putra Maju Mapan Mandiri.
Baca Juga: Shanghai Bright Ubest Tundukkan Hyundai Hillstate 3-0 di Jeju 2026, Set Kedua Jadi Titik Balik
"Sebagai langkah kehati-hatian, distribusi makanan dari penyelenggara SPPG terkait dihentikan sementara hingga proses penyelidikan epidemiologi dan pemeriksaan laboratorium selesai dilakukan," ungkap Hakam.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penanganan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang sekaligus upaya mencegah munculnya kasus serupa sebelum hasil pemeriksaan diketahui.
42 Siswa Sempat Mendapat Perawatan
Artikel Terkait
Dugaan Firewalk Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Viral, Pelatihan Berjalan di Atas Bara Api Disorot
Wanita di Kos Grogol Jakbar Tewas Dipukul Palu 4 Kali, Polisi Ungkap Cekcok dengan Suami
3 Pejabat PDAM Bekasi Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pipa, Kerugian Negara Tembus Rp4,5 Miliar
Jadwal Top Club Super Match 2026, Hyundai Hillstate Hadapi Shanghai dan Osaka di Jeju
Bikin Penasaran! 3 Rekomendasi Kopitiam Kekinian di Bogor, Cocok untuk Nongkrong dan Kulineran
Tempat Sarapan Bogor yang Wajib Dicoba, 3 Kuliner Pagi Ini Bisa Jadi Pilihan Sebelum Jalan-Jalan