Namun, perjalanan menuju lokasi wisata itu berubah menjadi tragedi. Sebagian rombongan yang berada di dalam mobil pikap terlibat kecelakaan setelah truk tangki kehilangan kendali dan bergerak ke jalur kanan.
ULM Tarik Mahasiswa KKN dari Lokasi
Pasca kecelakaan maut tersebut, ULM mengambil langkah untuk menghentikan sementara aktivitas KKN mahasiswa yang terdampak. Sebanyak 13 mahasiswa yang berkaitan dengan insiden tersebut akan mendapatkan pendampingan dari pihak kampus.
Proses penarikan mahasiswa KKN telah dilakukan pada Minggu, 2 Agustus 2026. Kebijakan tersebut diambil agar mahasiswa dapat menjalani proses pemulihan bersama keluarga.
“Kebijakan ini diambil dengan pertimbangan memberikan rasa aman bagi mahasiswa untuk pulih dari trauma yang dialami, didampingi langsung oleh orang tua atau keluarga di rumah masing-masing,” ujar Juru Bicara ULM, Novaria Maulina dalam keterangannya pada Senin, 3 Agustus 2026.
Baca Juga: Diduga Berawal dari Puntung Rokok, Kebakaran Lahan Satu Hektare di Sukaresik Berhasil Dicegah Meluas
Pendampingan tidak hanya diarahkan pada kondisi fisik mahasiswa. Kampus juga menyiapkan dukungan untuk membantu mahasiswa menghadapi dampak psikologis setelah kecelakaan maut tersebut.
“Pendampingan kesehatan mental dan pemulihan trauma (trauma healing) bagi mahasiswa yang terdampak musibah ini akan terus dilakukan,” lanjutnya.
Rangkaian HUT Kemerdekaan di Desa Dibatalkan
Duka akibat kecelakaan maut tersebut juga berdampak pada agenda masyarakat Desa Batulicin Irigasi. Pemerintah desa memutuskan meniadakan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI selama Agustus 2026.
Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan kepada para korban sekaligus untuk memberikan ruang bagi keluarga yang tengah berduka.
“Kami Pemdes Batulicin Irigasi mengucapkan turut berduka cita atas terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan meninggalnya Mahasiswa KKN dari ULM, UNU Kalsel dan Ketua Karang Taruna Desa,” tulis keterangan dalam unggahan Pemdes, dikutip pada Senin, 3 Agustus 2026.
Salah satu kegiatan yang ikut ditiadakan adalah Pasar Kuliner Jadul. Pemerintah desa juga membatalkan seluruh agenda HUT Kemerdekaan RI yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada Agustus.
Artikel Terkait
Timnas Voli Putri Indonesia Menang atas Filipina, Modal Penting Jelang SEA V Cup Putri 2026 di Thailand
Kuliner Malam Purwokerto, Sega Gemblung dan 3 Tempat Ramai yang Wajib Dicoba hingga Larut
Siomay Bandung yang Bikin Penasaran, Baso Tahu Tulen, Shin Chan dan Baso Tahu Lina, Mana Favoritmu?
Pemuda 19 Tahun Diduga Hanyut di Kali Banjir Kanal Barat Grogol, Cekcok dengan Pacar Berujung Petaka
KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Sumenep, 5 Tewas dan Puluhan Masih Dicari, Bagaimana Kronologinya?
Kebakaran TPS Kramat Jati Tewaskan Petugas Damkar, Warga Soroti Sampah Ilegal dan Lambannya Penanganan