“KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para penumpang yang terdampak dan terima kasih banyak atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut,” terang Feni.
“Pada pukul 17.42 WIB, seluruh lintas dinyatakan aman dan seluruh KA yang BLB dapat melanjutkan perjalanannya,” imbuhnya.
Berikut daftar 20 kereta api yang sempat mendapat instruksi berhenti luar biasa setelah gempa Bantul:
KA 251b Jayakarta, berhenti 19 menit
KA 575a BIAS, berhenti 12 menit
KA 151 Brantas, berhenti 10 menit
KA 707 Commuterline Palur-Yogyakarta, berhenti 24 menit
KA 2751f Cilace Trans, berhenti 24 menit
KA 247c Logawa, berhenti 17 menit
KA 557 Bandara YIA, berhenti 25 menit
KA 107b Senja Utama Yogyakarta, berhenti 15 menit
KA 2605 Cilawalu Service, berhenti 19 menit
KA 70 Malabar, berhenti 11 menit
KA 726 Commuterline Yogyakarta-Palur, berhenti 10 menit
KA 86b Sancaka, berhenti 23 menit
KA 7006 Batavia, berhenti 24 menit
KA 282 Bengawan, berhenti 25 menit
KA 2722 Kalem Service, berhenti 19 menit
KA 506 Prameks, berhenti 22 menit
KA 568 Bandara YIA, berhenti 24 menit
KA 62b Manahan, berhenti 17 menit
KA 158 Wijaya Kusuma, berhenti 14 menit
KA 532 Bandara YIA, berhenti 11 menit
Kereta yang terdampak prosedur berhenti luar biasa tidak hanya berasal dari perjalanan jarak jauh. Sejumlah kereta lokal, Commuterline, dan kereta bandara juga sempat menghentikan perjalanan untuk pemeriksaan keamanan pascagempa Bantul.***
Artikel Terkait
Ansor dan Akademisi NU Tasikmalaya Kritik Undangan KDM ke Syuriah NU Jelang Muktamar
5 Ton Rendang dari Sumbar untuk Korban Gempa NTT, Terinspirasi Bantuan Saat Bencana 2009
Kronologi Pelajar Tertemper KRL di Kalideres, Teriakan Warga Pecah Saat Korban Dievakuasi
KRL Bogor dan Tangerang Terganggu 2 Kecelakaan, 18 Perjalanan Telat hingga 1 Jam
Tertimbun 4 Hari akibat Gempa NTT, Nenek 84 Tahun Paulina Pobi Ditemukan Selamat dalam Reruntuhan
Dinkes Kota Tasikmalaya Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Busana Adat Nusantara, 26 Daerah Ditampilkan