Remaja 16 Tahun Tewas Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet, Diduga Pijakan Tanah Amblas

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:14 WIB
Remaja 16 tahun asal Brebes tewas setelah terjatuh ke kawah Gunung Slamet. Tim SAR gabungan melakukan evakuasi dari area kawah. (Instgaram/insta_bumiayu)
Remaja 16 tahun asal Brebes tewas setelah terjatuh ke kawah Gunung Slamet. Tim SAR gabungan melakukan evakuasi dari area kawah. (Instgaram/insta_bumiayu)

Mediapriangan.com - Operasi evakuasi terhadap seorang remaja 16 tahun asal Brebes yang terjatuh ke kawah Gunung Slamet, Jawa Tengah, dilakukan Tim SAR gabungan. Korban berinisial FM ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terjatuh di kawasan puncak.

Peristiwa tersebut terjadi ketika rombongan pendaki berada di sekitar puncak Gunung Slamet pada Senin, 17 Agustus 2026. Korban diketahui masih berada di sekitar bibir kawah ketika anggota rombongan lainnya mulai turun.

Informasi mengenai kejadian ini kemudian beredar luas di media sosial. Salah satunya melalui unggahan akun Instagram @insta_bumiayu pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Baca Juga: Kebakaran Bekasi Hanguskan 50 Bus PO Sinar Jaya di Cikarang Barat, Warga Sempat Panik

Dalam unggahan tersebut disebutkan korban terjatuh setelah tanah yang menjadi pijakannya tiba-tiba ambrol.

"Saat berada di sekitar bibir kawah, tanah yang dipijak korban tiba-tiba ambrol hingga menyebabkan korban terjatuh ke dalam kawah," tulis postingan tersebut.

Kondisi medan di sekitar kawah membuat proses evakuasi membutuhkan perlengkapan khusus. Tim SAR juga membawa peralatan untuk mengantisipasi kemungkinan keberadaan gas berbahaya di dalam kawah.

Baca Juga: 21 Orang Diamankan Jelang Demo Mahasiswa di Jakarta, Polisi Sebut Bawa Petasan hingga Flare

Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan pihaknya segera mengirim personel untuk bergabung dengan tim SAR gabungan setelah memperoleh informasi mengenai pendaki yang jatuh ke kawah Gunung Slamet.

"Atas nama FM, 16 tahun asal Sirampog Brebes. Saat ini kami telah mengirimkan satu tim bergabung dengan tim SAR gabungan untuk melakukan evakuasi," kata Budiono dalam keterangannya, pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Berdasarkan informasi yang diterima tim SAR, korban ditemukan dalam kondisi tidak bergerak. Petugas kemudian memastikan kondisi korban.

"Korban dalam kondisi meninggal dunia," ungkapnya.

Baca Juga: Guru SD Terpencil di Sulteng Berjuang Siapkan Siswa Ikut Karnaval 17 Agustus, dari Seragam hingga Sepatu

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X