8 Orang Hilang di Selat Sunda, 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Dicari Usai Liputan Gunung Anak Krakatau

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Rabu, 9 September 2026 | 18:31 WIB
Lima jurnalis hilang kontak di Selat Sunda saat bertugas meliput Gunung Anak Krakatau. Mereka sebelumnya berangkat dengan speedboat dari Banten. (Instagram.com/@kualimerahputih)
Lima jurnalis hilang kontak di Selat Sunda saat bertugas meliput Gunung Anak Krakatau. Mereka sebelumnya berangkat dengan speedboat dari Banten. (Instagram.com/@kualimerahputih)

BANTEN, Mediapriangan.com - Operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda masih berlangsung hingga Rabu, 9 September 2026.

Rombongan tersebut sebelumnya berangkat menggunakan speedboat untuk menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di kawasan perairan Selat Sunda, Banten.

Hingga Rabu, 9 September 2026 pukul 18.00 WIB, keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal belum diketahui. Tim SAR gabungan masih berupaya menemukan speedboat yang mereka gunakan.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menuturkan proses pencarian para korban sampai saat ini masih berlangsung.

"Kami berharap seluruhnya (para korban) dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat," ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, pada Rabu, 9 September 2026.

Baca Juga: IGORNAS Cup Ke-X Kota Tasikmalaya Digelar Saat Haornas 2026, Guru Olahraga Siapkan Bibit Atlet Berprestasi

Kontak Terakhir Speedboat

Informasi mengenai 5 jurnalis hilang kontak tersebut bermula dari perjalanan mereka menggunakan speedboat atau kapal cepat Arupadhatu 1.

Rombongan diketahui meninggalkan Dermaga Pagedongan, Pandeglang, Banten, pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

Perjalanan itu dilakukan untuk menuju kawasan Gunung Anak Krakatau guna melakukan peliputan aktivitas gunung api tersebut dari wilayah perairan Selat Sunda.

Baca Juga: DPRD Kabupaten Tasikmalaya Dukung Perjuangan Buruh, Dorong UU Ketenagakerjaan Segera Disahkan

Namun, perjalanan speedboat itu tidak berlangsung lama sebelum komunikasi dengan salah satu wartawan terputus.

Basarnas Banten mengungkapkan kontak terakhir salah satu wartawan yang berangkat untuk liputan aktivitas Gunung Anak Krakatau itu terjadi pada Senin, 7 September 2026, pukul 14.42 WIB.

Sekitar 22 menit setelah kontak terakhir tersebut, komunikasi seluruh awak speedboat dilaporkan mendadak hilang. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pengerahan Tim SAR gabungan dari unsur kepolisian dan Basarnas untuk mencari keberadaan rombongan di kawasan Selat Sunda.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X