NIAS, Mediapriangan.com - Perjalanan menuju sekolah tidak selalu ditempuh melalui jalan yang mudah. Bagi Asdar, siswa pedalaman Nias, Sumatera Utara, menyeberangi sungai menjadi bagian dari perjalanan yang harus dilaluinya untuk bersekolah.
Kisah Asdar tersebut belakangan beredar di media sosial dan menarik perhatian. Dalam unggahan di Instagram @asdar.official, terlihat perjuangan siswa pedalaman Nias itu ketika harus melewati aliran sungai dalam perjalanan menuju sekolah.
Kondisi medan yang sulit tidak membuat Asdar menghentikan langkah. Sungai dengan arus deras harus dilaluinya, sementara cuaca hujan membuat perjalanan semakin berat.
Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, BNPB Petakan Sirene Tsunami di Pesisir Banten
Perjalanan tersebut menggambarkan tantangan yang harus dihadapi Asdar untuk mencapai sekolah. Menyeberangi sungai bukan hanya dilakukan sekali, tetapi menjadi bagian dari rute yang harus ditempuhnya.
Dalam kisah yang beredar, Asdar disebut harus menyeberangi sungai sebanyak empat kali ketika menuju sekolah.
Situasi tersebut membuat perjalanan seorang siswa pedalaman Nias menuju tempat belajar menjadi jauh berbeda dibandingkan perjalanan sekolah pada umumnya.
Baca Juga: Kebakaran RSSA Malang Bikin 45 Pasien Anak Dievakuasi, Ruang Perawatan Masih Berbau Asap
Selain arus sungai, kondisi jalan yang licin juga menjadi tantangan. Hujan yang turun turut membuat medan perjalanan semakin sulit dilalui.
Meski demikian, Asdar tetap menjalani perjalanan tersebut demi bisa bersekolah.
Kisah Asdar kemudian viral setelah dokumentasi perjalanannya dibagikan melalui media sosial. Perjuangan siswa pedalaman Nias itu memperlihatkan bagaimana akses menuju pendidikan masih menjadi tantangan bagi sebagian anak yang tinggal di wilayah dengan kondisi geografis sulit.
Baca Juga: 273 Siswa dan 43 Guru Diduga Keracunan MBG di Pati, Makanan Datang Terlambat hingga SPPG Ditutup
Artikel Terkait
137 Siswa dan Guru SMAN 1 Tunjungan Blora Alami Diare Usai MBG, Penyebab Keracunan Masih Diusut
RDP Keracunan MBG di Karo Memanas, Orang Tua Siswa Ungkap Anak Alami Gangguan Ginjal dan Takut Keramaian
Kasus Keracunan MBG Berulang, Mahfud MD Desak SPPG yang Bersalah Diproses Hukum
Abdul Hakim Ritonga Tutup Usia, Ini Rekam Jejak Eks Wakil Jaksa Agung hingga Pernah Jadi Jampidum
Rakernas AKSI di DPR RI Bahas Persoalan Desa, Rekomendasi Kepala Desa 28 Provinsi Segera Disampaikan ke Pemerintah
Kebakaran TPA Galuga Bogor Meluas hingga 42 Hektare, Helikopter TNI AU Dikerahkan untuk Water Bombing