Pemkab Ciamis Hadapi Evaluasi Pemerintahan Digital 2026, Layanan Publik Diminta Makin Terintegrasi

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 22 September 2026 | 21:50 WIB
Sekda Kabupaten Ciamis Andang Firman Triyadi memimpin evaluasi Pemerintahan Digital 2026 dengan menguji kesiapan layanan publik berbasis teknologi agar lebih terintegrasi dan mudah diakses warga. (Dok. Diskominfo Ciamis)
Sekda Kabupaten Ciamis Andang Firman Triyadi memimpin evaluasi Pemerintahan Digital 2026 dengan menguji kesiapan layanan publik berbasis teknologi agar lebih terintegrasi dan mudah diakses warga. (Dok. Diskominfo Ciamis)

 

CIAMIS, Mediapriangan.com - Pemerintah Kabupaten Ciamis mulai menghadapi perubahan pola tata kelola pemerintahan dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE menuju Pemerintahan Digital.

Tahapan tersebut salah satunya dijalani melalui Penilaian Interviu Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang ULP Sekretariat Daerah Ciamis, Selasa, 22 September 2026.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari proses untuk melihat sejauh mana digitalisasi telah diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memberikan dampak terhadap layanan publik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Andang Firman Triyadi memimpin pemaparan dalam tahapan evaluasi tersebut. Ia menilai pemanfaatan teknologi semakin penting untuk menjawab kondisi geografis Ciamis yang memiliki wilayah cukup luas.

Baca Juga: Festival Literasi Ciamis 2026 Digelar, Herdiat Ingatkan Warga Jangan Berhenti Belajar di Era Digital

"Pemanfaatan teknologi digital ini sangat mengefektifkan dan memberikan kemudahan akses layanan, mengingat wilayah Kabupaten Ciamis yang begitu luas," ujar Sekda Andang.

Menurut Andang, proses evaluasi tidak hanya membahas keberadaan sistem atau aplikasi digital. Pemkab Ciamis juga perlu menunjukkan bukti penerapan berbagai inovasi yang telah berjalan di lingkungan pemerintahan.

Bagi pemerintah daerah, digitalisasi juga memiliki kaitan dengan efisiensi penggunaan anggaran. Teknologi dinilai dapat membantu mengurangi sejumlah pengeluaran ketika pemerintah menghadapi keterbatasan sumber daya.

Baca Juga: Peringati Haornas ke-43 Tahun 2026, GEMAR Gerakkan Masyarakat Aktif dan Bugar di Ruang Publik Ciamis

"Dengan pemanfaatan teknologi digital, minimal kita dapat meminimalkan pengeluaran di tengah berbagai keterbatasan. Kegiatan penilaian ini adalah bagian dari proses kami dalam mengukur sejauh mana kami telah memanfaatkan teknologi tersebut," tegasnya.

Dalam evaluasi Pemerintahan Digital, aspek dampak terhadap masyarakat menjadi salah satu perhatian. Penerapan teknologi diharapkan benar-benar membuat layanan publik lebih mudah digunakan, bukan hanya menghasilkan banyak aplikasi baru.

Aspek lain yang diperhatikan adalah integrasi antarinstansi. Sistem yang saling terhubung diharapkan dapat mengurangi pengulangan proses administrasi, termasuk kebutuhan masyarakat untuk memasukkan data yang sama pada berbagai layanan.

Baca Juga: Cegah Darurat Sampah, Bupati Herdiat Sunarya Pimpin Gerakan Jumat Bersih di Ciamis Usai Raih Penghargaan Kebersihan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X