Pembuat konten tersebut menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada AS. Pernyataan itu kemudian diunggah melalui kanal YouTube @takimofficial08.
"Saya hanya ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada kakak yang pernah saya ajak ikut dalam konten boneka," kata pelaku dalam unggahan YouTube @takimofficial08, pada hari yang sama.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada pihak lain yang merasa terganggu atau dirugikan oleh pembuatan konten tersebut.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT 2026 Tahap 3, Ini Syarat Penerima dan Penyebab Bantuan Bisa Dicoret
"Dengan kesadaran penuh dan ketulusan, saya benar-benar ingin meminta maaf kepada semua pihak dan terutama kepada kakak yang merasa terganggu dan saya rugikan bahkan lecehkan," tambahnya.
Dalam klarifikasinya, pembuat konten itu menyatakan akan menjadikan persoalan tersebut sebagai teguran. Ia juga menyebut tidak akan kembali membuat konten dengan konsep serupa.
"Saya juga berkomitmen untuk tidak mengulangi konsep konten seperti itu ke depannya," ujar si pembuat konten boneka itu.
"Sekali lagi, saya dengan sadar dan tulus memohon maaf kepada kakak dan semuanya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu," tandasnya.***
Artikel Terkait
Pegawai SPPG Bantul Dipecat Buntut Video Diduga Olok-olok Korban Keracunan MBG Karo, Ini Alasan BGN
Sinopsis Memburu Pemangsa, Kisah Empat Jurnalis Bongkar Kasus Tujuh Anak Hilang yang Berujung Teror
Sinopsis Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu? Kisah Ibu Tunggal Siapkan Putrinya Sebelum Pergi untuk Selamanya
Sinopsis Film Bisikan Desa Gringsing, Hesti Cari Ayah Hilang di Desa Terpencil yang Dihantui Fatimah
Sinopsis Ibadah dan Cinta, Kisah Rico Jatuh Hati pada Putri Kyai hingga Belajar Salat dan Menemukan Iman
Tekan Kasus TB dan Gagal Ginjal Usia Muda, Kemenkes Genjot CKG di Kota Tasikmalaya