Dengan persiapan yang dimulai sejak April, Garut Kulit berhasil mempresentasikan koleksi "Komodo" yang mencuri perhatian dengan aksen-aksen komodo yang menghiasi tas-tas mereka, sehingga memperlihatkan elemen khas Indonesia.
Pada acara New York Fashion Week ini, Garut Kulit mempersembahkan 8 koleksi tas kulit yang semuanya dihiasi dengan aksen komodo yang unik.
Berangkat dari sana, dengan respons positif dari audiens dan media internasional, semakin meningkatkan citra produk ini di dunia.
"Alasan saya memilih motif komodo adalah karena itu sangat khas Indonesia. Tidak ada negara lain yang memiliki komodo, jadi ini memiliki nilai dan ciri khas tersendiri," jelasnya.
"Jadi, perbedaannya bukan hanya dalam warna atau model, tetapi juga dalam motif komodo yang membuatnya unik," tambahnya.
Setelah kesuksesan besar ini, Ani berharap bahwa produk kulit asal Indonesia, terutama Garut Kulit, akan menjadi lebih dikenal baik di dalam maupun di luar negeri.
Prestasi ini diharapkan juga akan berkontribusi positif terhadap citra produk kulit Indonesia secara global.
"Kami berharap orang-orang akan semakin tertarik untuk memproduksi produk-produk kulit di Indonesia, yang notabene merupakan salah satu produsen kulit terbesar di dunia," ujarnya.
Dengan prestasi luar biasa ini, Garut Kulit telah mencatatkan namanya dalam sejarah New York Fashion Week 2023, dan diharapkan akan membawa dampak positif bagi industri kulit Indonesia secara keseluruhan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut memberikan penghargaan atas prestasi luar biasa yang dicapai oleh Garut Kulit di panggung internasional.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Ridwan Effendi mengungkapkan bahwa melalui acara ini, produk unggulan dari Kabupaten Garut semakin mengukuhkan eksistensinya di tingkat dunia.