"Itu peran serta masyarakat dalam menekan laju inflasi dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan dengan cara menanam tanaman hortikultura," jelasnya.
Bersamaan dengan kegiatan ini, Bank Indonesia Tasikmalaya bersama Bank Mandiri Tasikmalaya mendorong penggunaan transaksi digital.
Bank Mandiri Tasikmalaya memfasilitasi pembelian non-tunai melalui kanal QRIS, memberikan potongan harga bagi pembelanjaan menggunakan transaksi QRIS.
Tidak hanya itu, dalam kegiatan Gelar Produk Pertanian dan Pangan Murah juga diadakan edukasi olah pangan.
Materi edukasi melibatkan cara olah pangan ikan sebagai substitusi asupan protein, olah daging ayam beku, penyajian sambal dengan bahan alternatif saat cabai mahal, dan penyimpanan produk hortikultura untuk jangka waktu pendek.
Selain menciptakan momen perayaan yang meriah, Gelar Produk Pertanian dan Pangan Murah Kota Tasikmalaya menjadi bentuk komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan mengedukasi masyarakat akan pentingnya diversifikasi pangan.***