"Semoga ke depan kita mendapatkan pemimpin yang jauh lebih baik, segalanya, demi kejayaan Kabupaten Garut dan Indonesia," pungkasnya.
Wakil Bupati, dr. Helmi Budiman, membacakan amanat tertulis Menteri Agama Republik Indonesia, dengan menekankan makna mendalam dari tema HSN Tahun 2023, "Jihad Santri Jayakan Negeri."
Jihad dalam Islam, menurutnya, bukan hanya pertempuran fisik, melainkan perjuangan secara keseluruhan untuk menguatkan iman, memperdalam ilmu, dan memperbaiki diri.
HSN dianggap sebagai momentum untuk merenungkan peran santri sebagai pilar keagamaan dan keilmuan, yang menjadi motor penggerak kemajuan bangsa.
Wakil Bupati menekankan bahwa sebagai santri, kewajiban tidak hanya memahami ajaran agama dengan baik, tetapi juga bertanggung jawab menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam tindakan dan perilaku sehari-hari.
"Sebagai santri, kita tidak hanya berkewajiban memahami ajaran agama dengan baik, tetapi bertanggungjawab untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam tindakan dan perilaku kita sehari-hari," tandasnya.
Peringatan HSN Tahun 2023 di Kabupaten Garut menjadi momen yang sarat makna, memperkuat komitmen, dan menumbuhkan semangat untuk mencapai Indonesia Emas yang lebih baik.