"Reformasi birokrasi di Jawa Barat adalah salah satu yang terbaik di tingkat nasional. Ini adalah sesuatu yang harus kita jaga dan pertahankan, terutama dalam hal hal ini berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Dalam sambutannya, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengungkapkan bahwa Musrenbang merupakan langkah strategis dalam membangun Jawa Barat ke depan.
"Musrenbang merupakan salah satu langkah strategis dalam membangun masa depan Jawa Barat," ujar Bey Machmudin.
Menurutnya, Musrenbang kali ini menjadi sebuah harapan untuk kemajuan lebih lanjut Jawa Barat, terutama karena dua agenda utamanya, yaitu penyusunan RPJPD 2025-2045 dan RKPD 2025.
"Provinsi Jawa Barat memiliki bonus demografi, termasuk persentase penduduk produktif sebesar 66,26%, yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," tambahnya.
Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas, menekankan pentingnya Musrenbang sebagai lebih dari sekadar acara seremonial, terutama Musrenbang di Jawa Barat yang memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas.
"Musrenbang bukan hanya sekadar agenda seremonial, terutama Musrenbang Jabar yang memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas" tandasnya.
Beliau kemudian menyampaikan bahwa Indonesia memiliki peluang untuk menjadi salah satu dari empat besar ekonomi dunia, dan salah satu kunci suksesnya adalah Reformasi Birokrasi, bersama dengan transformasi digital, untuk percepatan pembangunan nasional.***