peristiwa

48 Rumah Terdampak, BPBD Kabupaten Garut Usulkan Penetapan Bencana untuk Lokasi Pergerakan Tanah di Kampung Pasirkaliki

Jumat, 26 April 2024 | 09:42 WIB
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefuloh memipin rapat hasil asesmen bencana pergerakan tanah di Kampung Pasirkaliki di Kabupaten Garut. (Kominfo Garut)

 

 

Mediapriangan.com - Kondisi bencana pergerakan tanah di Kampung Pasirkaliki, Desa Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, terus mengalami perkembangan yang signifikan.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefuloh, update terbaru menunjukkan bahwa jumlah rumah yang terdampak dan terancam telah meningkat dari 47 unit menjadi 48 unit.

Rapat hasil asesmen pergerakan tanah yang dipimpin oleh Aah membahas secara komprehensif dampak serta langkah-langkah penanganan darurat bencana yang harus dilakukan.

Baca Juga: Tragedi di Kampung Sirnagalih, Tiga Korban Tertimbun Material Longsor di Desa Talagajaya, Banjarwangi, Kabupaten Garut

"Hasil rapat menyimpulkan bahwa jumlah awalnya 47 rumah yang terancam kini meningkat menjadi 48 rumah," ujar Aah di Kantor BPBD Kabupaten Garut, pada Kamis, 25 April 2024.

Meskipun sejumlah perangkat daerah telah melakukan pengamatan langsung di lapangan, masih diperlukan validasi data dan estimasi kerugian akibat pergerakan tanah tersebut.

Pihak terkait sepakat untuk mengklasifikasikan pergerakan tanah ini sebagai bencana, meskipun menghadapi beberapa kendala dalam prosesnya.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Enam Rumah di Kampung Cawene Koneng Jusa, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut

Langkah selanjutnya adalah mengusulkan kepada Pj Bupati Garut melalui Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai kepala badan, untuk secara resmi mendeklarasikan kejadian di lokasi tersebut sebagai bencana alam.

"Oleh karena itu, hari ini kami akan mengusulkan kepada Pak Pj Bupati melalui Pak Sekda selaku kepala badan, untuk menyatakan kejadian di lokasi tersebut sebagai bencana secara resmi," ucapnya.

Di sisi lain, kondisi di lokasi kejadian semakin memprihatinkan. Masyarakat setempat telah melakukan evakuasi mandiri dan mengosongkan rumah beserta peralatan rumah tangga mereka.

Baca Juga: Gelombang Besar Setinggi 3 Meter dan Hantaman Angin Kencang Melanda Pantai Rancabuaya Kabupaten Garut

Halaman:

Tags

Terkini