daerah

Hadiri Rapat Koordinasi RDTR di Jakarta, Pj Bupati Ciamis Kupas Perencanaan Tata Ruang Kawasan Perkotaan Rancah

Kamis, 25 Juli 2024 | 18:47 WIB
Pj Bupati Ciamis Engkus Sutisna memaparkan RDTR kawasan perkotaan Rancah pada Rakor Linsek RDTR di Jakarta pada Rabu, 24 Juli 2024. (Prokopim Ciamis)

 

Mediapriangan.com - Pejabat (Pj.) Bupati Ciamis, Engkus Sutisna, menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor (Rakor Linsek) yang berfokus pada Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) pada Rabu, 24 Juli 2024.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Tata Ruang di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jakarta Selatan.

Rakor Linsek RDTR ini mengundang berbagai Kepala Daerah dari seluruh Indonesia, memberikan mereka kesempatan untuk mempresentasikan RDTR di wilayah masing-masing, serta berbagi wawasan tentang perencanaan tata ruang yang sedang dan akan diterapkan.

Baca Juga: Kabupaten Ciamis Raih Empat Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkumham RI, Pengakuan Atas Kekayaan Budaya

Dalam kesempatan ini, Engkus Sutisna memaparkan RDTR kawasan perkotaan Rancah yang terletak di Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, untuk periode 2024-2044.

Engkus Sutisna menjelaskan bahwa RDTR kawasan perkotaan Rancah mencakup empat desa, yaitu Desa Rancah, Desa Situmandala, Desa Cisontrol, dan Desa Cileungsir, dengan total luas wilayah mencapai 3.512,62 hektar dan jumlah penduduk sekitar 28.306 jiwa.

"RDTR kawasan perkotaan Rancah mencakup empat desa, yaitu Desa Rancah, Desa Situmandala, Desa Cisontrol, dan Desa Cileungsir, dengan total luas wilayah mencapai 3.512,62 hektar dan jumlah penduduk sekitar 28.306 jiwa," terangnya.

Baca Juga: Kebakaran di Pasar Manis Ciamis, Damkar dan BPBD Berjibaku dalam Penanganan dan Evakuasi Pedagang dan Pengunjung

Dalam presentasinya, ia menyoroti beberapa potensi yang dapat dikembangkan di kawasan tersebut, seperti wisata Puncak Bangku, Puncak Pispun, dan Puncak Akasia, serta taman rekreasi dan sarana olahraga yang sudah ada.

"Beberapa potensi yang dapat dikembangkan di kawasan Rancah meliputi wisata Puncak Bangku, Puncak Pispun, dan Puncak Akasia, serta taman rekreasi dan sarana olahraga yang sudah ada," lanjut Pj Bupati Ciamis.

Engkus Sutisna juga menekankan bahwa tujuan penataan ruang kawasan perkotaan Rancah adalah untuk mewujudkan pusat pertumbuhan berbasis perdagangan, jasa, pariwisata, dan agribisnis, dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan.

Baca Juga: Upaya Polres Ciamis dalam Meningkatkan Kedisiplinan dan Integritas Anggota melalui Operasi Gaktibplin

"Tujuan penataan ruang kawasan perkotaan Rancah adalah untuk mewujudkan pusat pertumbuhan berbasis perdagangan, jasa, pariwisata, dan agribisnis, dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan," pungkasnya.***

Tags

Terkini