KDM menekankan keyakinannya bahwa masyarakat Jawa Barat memiliki kecerdasan dan hati nurani yang kuat dalam memilih pemimpin.
Ia percaya bahwa rakyat tidak akan terpengaruh oleh propaganda yang memanfaatkan isu SARA menjelang Pilgub Jawa Barat pada 27 November 2024 mendatang.***