Mediapriangan.com - Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, memimpin acara penganugerahan Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) 2024 di Trans Hotel, Kota Bandung, Kamis, 21 November 2024.
Melalui KIJB 2024, Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memberikan apresiasi kepada para inovator yang telah menghadirkan berbagai terobosan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jawa Barat.
KIJB 2024 dapat mengukuhkan Jawa Barat sebagai provinsi pelopor dalam inovasi yang tak hanya unggul secara kuantitas tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat.
"Inovasi yang tidak hanya menjadi penghargaan formal, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," ujar Bey, dalam keterangan resminya.
Jawa Barat memiliki banyak inovator berbakat. Terbukti, jumlah inovasi yang terdaftar tahun ini mencapai 1.200, meningkat signifikan dibandingkan 850 inovasi pada tahun sebelumnya.
Ia juga menyoroti beberapa inovasi unggulan seperti Si-Kasep dari PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar, yang menawarkan solusi dalam pengelolaan aset dan properti.
Selain itu, ada juga program Genting dari Kota Tasikmalaya, yang mendorong pencegahan stunting melalui pendekatan berbasis masyarakat.
Inovasi Partograf Digital karya Universitas Galuh di Kabupaten Ciamis mendapat perhatian khusus karena membantu memantau proses persalinan dan berkontribusi pada penurunan angka kematian ibu dan bayi.
Inovasi lain, seperti Rusa Berlian dari RSUD Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, dan Awas Sikoma dari Kota Cimahi, juga diakui sebagai langkah maju dalam pelayanan publik yang dapat direplikasi di daerah lain.
"Inovasi seperti ini harus menjadi standar baru pelayanan publik. Tidak hanya menginspirasi daerah lain, tetapi juga menciptakan efisiensi dan kesejahteraan," tegas Bey.
Ia menekankan bahwa keberhasilan inovasi terletak pada implementasinya, sehingga inovasi yang dihasilkan harus dapat diakses dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.