Sarung tenun Jawa Barat sendiri memiliki sejarah panjang, berkembang sejak tahun 1930-an, dan menjadi salah satu wastra khas yang membanggakan.
Dengan kegiatan ini, pemerintah berharap produk lokal seperti sarung tenun dapat lebih dikenal luas, tidak hanya di Jawa Barat tetapi juga di seluruh Indonesia.
Selain pemecahan rekor, acara ini juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh ASN Pemkab Ciamis.
Doa tersebut ditujukan untuk kelancaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang akan digelar pada 27 November mendatang.
Dalam kesempatan itu, Budi Waluya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis untuk berpartisipasi aktif dalam pilkada dan memastikan hak pilih mereka tersalurkan.
“Pilkada adalah momen penting untuk menentukan masa depan daerah. Saya mengimbau seluruh masyarakat untuk hadir di TPS dan menggunakan hak pilihnya dengan bijak,” tutup Budi.***