Salah satu inovasi yang menonjol dari BNNK Garut adalah implementasi program Sambang Informasi Edukasi Bahaya Narkotika (SIEBAN) dan Warung Edukasi Bahaya Narkotika (WAEBAN).
Program-program ini dirancang untuk menyampaikan informasi dan edukasi secara langsung kepada masyarakat, termasuk melalui kegiatan Khutbah Jumat Bersinar (KHUJUMAR) yang menyasar komunitas keagamaan.
Dalam bidang rehabilitasi, BNNK Garut mencatat pelaksanaan 14 kali program Tim Asesmen Terpadu sepanjang tahun, menghasilkan 13 orang menjalani rawat jalan dan 1 orang rawat inap.
Indeks ketahanan masyarakat terhadap narkoba di Kabupaten Garut juga mencapai skor 3,78, melampaui target nasional 3,62 dengan kategori “Sangat Mandiri.”
Melalui berbagai langkah ini, BNNK Garut dan Tim Terpadu P4GN menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya mengatasi peredaran narkoba di perkotaan, tetapi juga menjangkau pelosok-pelosok desa.
Inovasi dan kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat menciptakan Kabupaten Garut yang bebas dari ancaman narkotika demi masa depan generasi penerus yang lebih baik.***