Mediapriangan.com - Bakal Calon Bupati Tasikmalaya, Ai Diantani Sugianto, mengunjungi kediaman gurunya, KH. Ubaidillah Ruhiat, Pimpinan Pondok Pesantren (Pontren) Cipasung, Kecamatan Singaparna, pada Minggu, 9 Maret 2025.
Dalam pertemuan ini, Ai Diantani memohon doa restu sebelum resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengikuti Pemungutan Suara Ulang (PSU) Kabupaten Tasikmalaya.
Mengenakan gaun serba putih, Ai Diantani hadir bersama sang suami, Ade Sugianto, serta Bakal Calon Wakil Bupati Tasikmalaya, Iip Miftahul Paoz.
Baca Juga: Jelang Putusan MK, Relawan Keagamaan Pasangan Ade Sugianto dan Iip Miftahul Paoz Gelar Doa Bersama
Ia mengungkapkan niatnya untuk mewakafkan diri dalam pengabdian kepada masyarakat melalui jalur politik.
"Hari ini saya mendampingi istri sekaligus Bakal Calon Bupati menemui sang guru untuk memohon doa restu, karena sebentar lagi akan mendaftar ke KPU," ujar Ade Sugianto.
Sebagai pemenang Pilkada 2024 yang kemudian dinyatakan diskualifikasi oleh Mahkamah Konstitusi (MK), Ade Sugianto menegaskan bahwa niat dan keikhlasan dalam perjuangan politik adalah kunci utama.
"Saya sebagai suami sangat merestui langkah istri menuju perhelatan demokrasi pada April 2025 nanti. Segalanya harus dilandasi dengan niat ibadah dan lillah," tambahnya.
Mimpi Kyai Cipasung: Sosok Bergaun Putih yang Datang dalam Munajat
KH. Ubaidillah Ruhiat menyampaikan bahwa jauh sebelum kunjungan Ai Diantani, ia telah mendapatkan isyarat melalui mimpi.
Pasca menjalankan shalat istikharah, beliau bermunajat dan memohon petunjuk terkait siapa yang layak menjadi pemimpin Tasikmalaya setelah Ade Sugianto.