Menurutnya, keduanya bisa dijalani secara harmonis selama memiliki dukungan yang tepat, baik dari keluarga, lingkungan kerja, maupun kepercayaan diri sendiri.
“Kita tidak harus memilih antara karier dan keluarga. Kita bisa menjalani keduanya dengan cara kita sendiri. Dukungan dari keluarga, tim kerja, dan diri sendiri adalah kunci untuk mencapai versi sukses kita masing-masing,” tegasnya.
Budaya kerja yang inklusif dan fleksibel menjadi fondasi utama yang dibangun IFG untuk mendukung karyawan, khususnya perempuan, dalam meraih keseimbangan antara kehidupan profesional dan personal.
Pendekatan ini sekaligus membedakan IFG dari banyak perusahaan lainnya yang masih terpaku pada model kerja tradisional.
Dengan hadirnya Progress X, IFG menegaskan perannya sebagai perusahaan yang tidak hanya mengejar kinerja bisnis, tetapi juga transformasi sosial melalui pemberdayaan sumber daya manusia.
Kesetaraan gender dan dukungan terhadap perempuan dalam dunia kerja menjadi bagian dari strategi besar IFG dalam menciptakan ekosistem kerja masa depan yang adaptif dan berkelanjutan.
Melalui program-program seperti ini, IFG berharap dapat menginspirasi lebih banyak perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang memungkinkan setiap individu berkembang tanpa harus mengorbankan sisi penting lainnya dalam hidup mereka.***