Sebelum tersandung kasus hukum ini, ia bermain untuk klub Tangerang Hawks di ajang Indonesian Basketball League (IBL).
Nama Jarred mulai dikenal di kancah internasional sejak membela Ankara DSI di liga Turki pada musim 2014–2015.
Baca Juga: Kejagung Sita Rp6,8 Triliun dalam Skandal TPPU Usaha Sawit Duta Palma, Ini Update Terbarunya
Jarred kemudian meraih prestasi besar bersama Club Africain di Tunisia pada 2016 dengan membawa klub itu menjadi juara liga.
Kariernya terus berlanjut hingga ke Meksiko, memperkuat Dorados de Chihuahua pada 2019, dan setahun setelahnya bermain di liga basket Uruguay bersama Club Trouville.
Masuk ke kancah basket nasional Indonesia, Jarred debut di IBL pada 2022 bersama Prawira Bandung dan berhasil menyabet gelar juara.
Baca Juga: Aldy Maldini Bongkar Fakta Mengejutkan, Refund Penggemar Sudah Selesai, Utang Juga Mulai Dilunasi!
Jarred kemudian melanjutkan kiprahnya bersama Satria Muda Pertamina selama musim 2023–2024 sebelum bergabung dengan Tangerang Hawks.
Berkat performa konsisten dan kontribusinya di lapangan, ia sempat dinobatkan sebagai salah satu Bintang IBL tahun 2024.
Namun, semua pencapaian itu kini dipertaruhkan menyusul keterlibatannya dalam kasus narkotika.
Baca Juga: Diduga Lecehkan Banyak Siswi, Oknum Guru SD Bunda Maria Depok Akhirnya Dicopot dari Tugas Mengajar!
Per Kamis, 15 Mei 2025, manajemen Tangerang Hawks secara resmi mengumumkan pemutusan kontrak dengan Jarred Shaw menyusul proses hukum yang sedang berjalan.
Ia kini menghadapi ancaman hukuman berat berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan jerat Pasal 114 ayat (2), subsider Pasal 113 ayat (2), dan lebih subsider Pasal 112 ayat (2).
Jika terbukti bersalah, Jarred terancam hukuman maksimal berupa pidana mati, penjara seumur hidup, atau kurungan hingga 20 tahun.***