daerah

Pramono Anung Soroti Ondel-Ondel untuk Ngamen, Siapkan Aturan Khusus Agar Warisan Betawi Tak Diremehkan Lagi

Kamis, 29 Mei 2025 | 19:35 WIB
Warisan budaya khas Betawi, Ondel-ondel. (Unsplash.com/RubenSukatendel)

Mediapriangan.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyuarakan keprihatinannya atas kondisi warisan budaya Betawi, ondel-ondel, yang belakangan ini lebih sering dijumpai di jalanan sebagai media untuk mengamen.

Menurutnya, ondel-ondel seharusnya mendapatkan tempat yang lebih terhormat sebagai simbol budaya utama masyarakat Betawi.

Pernyataan ini disampaikan Pramono usai menghadiri acara penandatanganan kesepakatan pelestarian Budaya Betawi yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Rabu, 28 Mei 2025.

Baca Juga: Fadli Zon Pastikan Chairlift di Borobudur Tak Langgar Aturan, Tegaskan Bukan Eskalator Apalagi Eskavator

"Sekarang ini saya akan meminta undang-undang bukan untuk di jalanan. Tapi merupakan bagian dari budaya utama Betawi," ujar Pramono.

Ia menilai bahwa ondel-ondel adalah seni tradisional yang dinamis dan memiliki nilai tinggi. Karena itu, tidak selayaknya kesenian ini hanya dijadikan alat mencari uang di pinggir jalan.

"Saya termasuk yang kemudian memesankan supaya, mohon maaf, ondel-ondel tidak digunakan untuk mengamen, tetapi betul-betul dirawat dengan baik," tegasnya.

Baca Juga: Borobudur Ditutup Sementara 29 Mei, Kunjungan Presiden Macron dan Prabowo Dilengkapi Stairlift Khusus Tanpa Bor

Menurut Pramono, maraknya praktik ondel-ondel digunakan untuk mengamen bukan sepenuhnya kesalahan masyarakat, namun lebih kepada kurangnya perhatian pemerintah dan minimnya wadah resmi bagi para pelaku seni tradisional.

Untuk itu, ia menyatakan akan mendorong lahirnya regulasi khusus yang dapat memperkuat peran pemerintah dalam memberikan ruang yang layak bagi seniman ondel-ondel.

Hingga saat ini, ada setidaknya 42 sanggar ondel-ondel di Jakarta yang sudah mulai mendapatkan perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi DKI.

Baca Juga: Visa Haji Furoda Belum Terbit Jelang Keberangkatan, Timwas DPR Peringatkan Travel Tak Beri Harapan Palsu

Pramono juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk lebih melibatkan para seniman ondel-ondel dalam berbagai acara resmi di Jakarta. Menurutnya, ini akan menjadi solusi agar mereka tidak perlu turun ke jalan demi bertahan hidup.

"Sehingga undang-undang yaudah nanti kita buat, kita undang berbagai acara di Ibu Kota, acara yang banyak banget," pungkasnya.

Halaman:

Tags

Terkini