daerah

Pencarian Korban Longsor Gunung Kuda Cirebon Ditunda, Sekda Jabar Pastikan Dilanjut Jika Lokasi Sudah Aman

Sabtu, 31 Mei 2025 | 08:48 WIB
Tangkapan layar tragedi longsor di kawasan batu alam Gunung Kuda Cirebon. (Facebook/MamathUni)

 

Mediapriangan.com - Tragedi longsor yang terjadi di kawasan batu alam Gunung Kuda, Cirebon, Jawa Barat, Jumat 30 Mei 2025, masih menyisakan duka mendalam.

Hingga saat ini, total 14 korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan berhasil diidentifikasi oleh tim penyelamat.

Meski demikian, upaya pencarian belum sepenuhnya selesai. Beberapa korban diduga masih tertimbun di balik material longsoran. Namun, pencarian lanjutan untuk para korban terpaksa dihentikan sementara.

Baca Juga: Ulang Tahun Erick Thohir Dirayakan Bareng Timnas, Kluivert dan Marselino Janji Persembahkan 3 Poin Lawan China

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat sekaligus Kepala BPBD Jabar, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa keselamatan tim pencari menjadi prioritas utama sebelum operasi dilanjutkan kembali.

"Kami akan melakukan asesmen untuk memastikan area ini aman, apabila firm aman, maka kami lakukan pencarian lanjutan," ujar Herman kepada wartawan, Jumat 30 Mei 2025.

Herman menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengambil risiko dengan mengirimkan tim ke lokasi sebelum benar-benar dinyatakan bebas dari potensi longsor susulan.

Baca Juga: Longsor Gunung Kuda Tewaskan 14 Orang, Sekda Jabar Siapkan Santunan dan Lanjutkan Pencarian Korban Hilang

"Tadi 14 yang meninggal ada 4 orang yang rawat jalan (luka ringan)," lanjutnya.

Ia juga menyampaikan bahwa masih ada sekitar delapan orang yang belum ditemukan dan kini masuk dalam proses pencarian berikutnya.

"Kurang lebih ada 8 yang masih dalam proses pencarian," tambah Herman.

Baca Juga: 1 Juni Dikenang sebagai Hari Lahir Pancasila, Inilah Kisah Bung Karno saat Gagasan Dasar Negara Pertama Kali Disuarakan

Sementara itu, tim gabungan dari BPBD, Basarnas, dan relawan lokal terus bersiaga di sekitar lokasi sembari menunggu hasil asesmen geologi yang sedang dilakukan.

Halaman:

Tags

Terkini