“Beberapa tahun lalu ada orang Ciamis yang malah membela kabupaten lain. Itu tidak boleh terjadi lagi. Kita harus bangga dan loyal terhadap daerah kita sendiri,” tegasnya.
Ciamis Didorong Jadi Tuan Rumah MTQH Jawa Barat
Herdiat juga menyuarakan aspirasi agar Ciamis kembali dipercaya menjadi tuan rumah MTQH tingkat provinsi, setelah terakhir kali menggelar ajang ini pada tahun 1983.
“Sudah berpuluh-puluh tahun kita hanya jadi tamu. Ke depan, kita harus perjuangkan agar Ciamis bisa jadi tuan rumah MTQH tingkat provinsi,” ungkapnya penuh semangat.
Pembinaan Intensif dan Target Naik Peringkat
Sekretaris Daerah Ciamis sekaligus Ketua LPTQ, Andang Firman Triyadi, menjelaskan bahwa pembinaan terhadap kafilah dilakukan secara intensif pada tiga periode, yakni akhir Februari, April, dan Mei 2025 di Pondok Pesantren Al-Qur’an Arriyadhoh, Sindangkasih.
“Pembinaan dilakukan secara berjenjang dan berfokus pada peningkatan kualitas setiap peserta di lima cabang lomba. Kami berharap hasilnya dapat terlihat dalam perhelatan MTQH tahun ini,” ujar Andang.
Pada MTQ Provinsi sebelumnya yang digelar di Bekasi, Ciamis menempati peringkat ke-9. Untuk tahun ini, harapannya posisi tersebut bisa meningkat.
Qasidah Kolaborasi Etnik Jadi Daya Tarik Tambahan
Selain kafilah utama, Kabupaten Ciamis juga akan menyuguhkan penampilan eksibisi berupa Qasidah Kolaborasi Etnik yang dibawakan oleh 16 peserta.
Pertunjukan ini akan menjadi bagian dari syiar Islam melalui seni dan budaya khas Ciamis.***