Wali Kota Viman juga menekankan bahwa pembangunan sebuah kota tidak bisa hanya bergantung pada pembangunan fisik dan kebijakan semata. Harus ada simpul-simpul empati dan kepedulian yang dirajut langsung dengan warga.
Wali Kota menyebut, bantuan sembako yang disalurkan di tengah tantangan ekonomi adalah simbol bahwa negara hadir memberi harapan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan sejumlah program strategis Pemkot Tasikmalaya, seperti penguatan jaring pengaman sosial, pendistribusian cadangan pangan pemerintah, serta pelayanan terpadu dalam program unggulan Tasik Melayani.
Di penghujung acara, Wali Kota menyerukan semangat gotong royong agar terus hidup dan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat.
“Mari jadikan kegiatan seperti ini sebagai energi baru untuk membangun Tasikmalaya yang lebih inklusif, lebih peduli, dan lebih penuh kasih,” tuturnya.***