Jelang Idul Adha 2025, Wali Kota Viman Pastikan Ribuan Hewan Kurban di Kota Tasikmalaya Bebas PMK

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 2 Juni 2025 | 22:00 WIB
Menjelang Idul Adha 2025, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, saat meninjau proses pemeriksaan hewan kurban, pada Senin 2 Juni 2025. (Dok. Kominfo)
Menjelang Idul Adha 2025, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, saat meninjau proses pemeriksaan hewan kurban, pada Senin 2 Juni 2025. (Dok. Kominfo)

 

Mediapriangan.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) melakukan pemeriksaan untuk memastikan kesehatan hewan kurban.

Pemeriksaan dilakukan secara intensif sejak dua pekan terakhir, dengan tujuan mencegah penyebaran penyakit seperti PMK (penyakit mulut dan kuku) serta menjamin kelayakan hewan untuk dikurbankan.

Kegiatan pemeriksaan dilakukan di beberapa lokasi lapak penjualan, termasuk PT. Lintas Nusa dan tempat penjualan hewan kurban milik PD Persis Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Viman Alfarizi Tegaskan Komitmen Bangun Kota Tasikmalaya Lewat 7 Program Prioritas di Hadapan Ulama dan Tokoh Masyarakat

Turut hadir dalam agenda ini Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Plt. Kadis DKP3, unsur Kejaksaan, Kodim 0612 Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya Kota, dan undangan lainnya.

Dalam pernyataannya, Wali Kota Viman menyampaikan pentingnya kesiapan dan kehati-hatian dalam menyambut Idul Adha, demi melindungi kesehatan masyarakat serta menjaga sahnya pelaksanaan ibadah kurban.

“Dua hal yang harus kami lakukan ialah menjaga kesehatan hewan kurban dan kelayakannya untuk dikurbankan. Sejauh ini, kami tidak menemukan adanya hewan mengidap PMK dan lumpy skin disease,” paparnya, Senin 2 Juni 2025.

Baca Juga: 120 Guru Kota Tasikmalaya Ikuti Pelatihan Teknologi Inovatif, Siap Hadapi Tantangan Era AI dan Disrupsi Digital!

Pemeriksaan dilakukan dalam dua tahap, yaitu ante-mortem (sebelum disembelih) dan post-mortem (setelah disembelih).

Pada tahap ante-mortem, tim dokter hewan mengecek kondisi fisik, perilaku, serta riwayat kesehatan hewan.

Sementara post-mortem dilakukan setelah pemotongan, untuk memastikan organ penting seperti hati, paru-paru, dan limpa bebas dari infeksi atau penyakit menular.

Baca Juga: Resmikan Pojok Saudagar Muhajirin, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dorong 1.000 UMKM Naik Kelas Lewat Masjid

Tujuan dari rangkaian pemeriksaan ini adalah untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, mencegah penularan penyakit ke manusia, dan menjamin bahwa daging yang dikonsumsi masyarakat aman dan layak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X