Menariknya, program ini tidak sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga melibatkan warga sejak tahap awal, mulai dari pemetaan kebutuhan, survei teknis, pembangunan instalasi air, hingga pelatihan pengelolaan mandiri.
Pendekatan ini memastikan bahwa fasilitas air bersih yang dibangun dapat dijaga dan digunakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Program ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Reuni 30 Tahun FEUI 95, yang dikemas dalam bentuk aksi sosial nyata.
Alih-alih hanya bernostalgia, para alumni ingin memberi kontribusi langsung bagi masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat.
Sebagai bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), Bank Mandiri menegaskan kembali perannya dalam mendorong pembangunan inklusif, melalui peningkatan akses air bersih dan pemberdayaan komunitas lokal.
Inisiatif ini menjadi bukti bahwa tanggung jawab sosial perusahaan dapat terwujud dalam aksi konkret yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.***