Menariknya, program ini tidak sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga melibatkan warga sejak tahap awal, mulai dari pemetaan kebutuhan, survei teknis, pembangunan instalasi air, hingga pelatihan pengelolaan mandiri.
Pendekatan ini memastikan bahwa fasilitas air bersih yang dibangun dapat dijaga dan digunakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Program ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Reuni 30 Tahun FEUI 95, yang dikemas dalam bentuk aksi sosial nyata.
Alih-alih hanya bernostalgia, para alumni ingin memberi kontribusi langsung bagi masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat.
Sebagai bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), Bank Mandiri menegaskan kembali perannya dalam mendorong pembangunan inklusif, melalui peningkatan akses air bersih dan pemberdayaan komunitas lokal.
Inisiatif ini menjadi bukti bahwa tanggung jawab sosial perusahaan dapat terwujud dalam aksi konkret yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.***
Artikel Terkait
Miris! SD di Kudus Hanya Dapat 1 Siswa Baru di Tahun Ajaran 2025, Guru Akui Tren Menurun dalam Tiga Tahun Terakhir
Viral! Oknum TKI Diduga Mabuk Saat Masak Mie Instan, Picu Kebakaran Hebat di Jepang Tengah Malam
Usai Diperiksa Soal Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem Bungkam Total, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Kejagung?
Terungkap! Sindikat Perdagangan Bayi Internasional di Jabar, 6 Balita Diselamatkan, Diduga Dijual ke Singapura
Terbongkar! Grup WhatsApp ‘Mas Menteri Core Team’ Dibuat Sebelum Nadiem Makarim Resmi Dilantik Jadi Mendikbud
Viral Laptop Penumpang Hilang, Rosalia Indah Nonaktifkan Kru Bus dan Akui CCTV Bermasalah Saat Insiden Terjadi