daerah

Ribuan Warga Pati Geruduk Alun-Alun, Desak Bupati Sudewo Mundur Usai Kenaikan PBB 250 Persen, Ini Responsnya

Kamis, 14 Agustus 2025 | 07:32 WIB
Gelombang demo oleh masyarakat Kabupaten Pati usai Bupati Sudewo memberlakukan kebijakan PBB naik hingga 250 persen, pada Rabu, 13 Agustus 2025. (Dok. Ist)

 

Mediapriangan.com - Gelombang aksi demo besar terjadi di Alun-Alun Pati pada Rabu, 13 Agustus 2025. Ribuan warga turun ke jalan menuntut Bupati Sudewo mundur setelah kebijakannya menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen.

Meski sempat menemui pendemo, pertemuan berubah ricuh akibat ketegangan di lapangan. Menanggapi hal itu, Bupati Sudewo menekankan bahwa insiden ini harus menjadi pembelajaran bagi masyarakat Pati.

“Ini pembelajaran bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pati untuk menjaga kesolidan, menjaga kekompakan, jangan gampang terprovokasi oleh siapapun,” ujar Bupati Sudewo, pada Rabu, 13 Agustus 2025, sore.

Baca Juga: Didemo Ribuan Warga, Bupati Pati Sudewo Terancam Lengser dan Terseret Kasus Dugaan Suap Proyek Kereta

Ketika ditanya soal tuntutan mundur dari jabatan, Sudewo menegaskan bahwa ia dipilih secara demokratis dan tidak bisa memenuhi permintaan tersebut secara langsung.

“Saya kan dipilih rakyat secara konstitusional dan secara demokratis, jadi tidak bisa saya berhenti dengan tuntutan itu, semua ada mekanismenya,” tegasnya.

Menuju siang hari, gelombang demo mengalami peningkatan eskalasi, ribuan massa yang semula berorasi secara tertib mulai menunjukkan ketegangan dengan aparat di lapangan.

Baca Juga: Bupati Pati Sudewo Naik Rantis Saat Hadapi Demo Warga, Ucapkan Maaf Lalu Dihujani Lemparan Sandal dan Botol

Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, turun langsung memantau perkembangan bersama pejabat utama Polresta dan unsur TNI.

“Kami hadir di sini untuk memastikan penyampaian aspirasi tetap berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan kerugian bagi siapapun,” tegasnya.

Meningkatnya tensi membuat jajaran Brimob lintas ganti dikerahkan untuk memperkuat barisan pengamanan. Kehadiran pasukan tambahan ini diharapkan mampu mencegah potensi benturan.

Baca Juga: Sudewo Baru Sebulan Jadi Bupati Pati, Sudah Didesak Mundur Usai Kisruh PBB, Begini Tanggapannya

“Brimob hadir bukan untuk menekan, tapi untuk memastikan keamanan bersama, baik peserta aksi maupun masyarakat umum,” ujar Kapolresta.

Halaman:

Tags

Terkini