Mediapriangan.com - Proyek Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Perumahan Sirnagalih Kencana, Kelurahan Sirnagalih, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, menuai penolakan dari sejumlah warga.
Warga Perumahan Sirnagalih Kencana menilai pembangunan yang menggunakan anggaran besar tersebut justru menimbulkan masalah di lingkungan sekitar.
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan pembangunan jaringan perpipaan SPAM ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.
Anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai kontrak Rp743.380.600, sedangkan penyedia jasa tercatat CV Ady Jaya Mukti.
Ketua RT 04, Gatut Gumilar Rismanto alias Jay, yang wilayahnya langsung terdampak, mengaku warganya keberatan terhadap dampak pembongkaran jalan.
“Bahkan cat jalan untuk memeriahkan Agustusan juga dirusak, padahal itu kan pakai biaya,” terangnya.
Baca Juga: Di Momen HUT Polwan ke-77, Tetesan Darah Mengalir di Gedung GPW Polres Tasikmalaya
Jay menuturkan, dirinya sudah menanyakan kepada pihak pengawas mengenai kerusakan jalan tersebut.
Menurutnya, pengawas sempat menjanjikan bahwa jalan akan diperbaiki kembali dengan menggunakan aspal. Meski demikian, ia khawatir kondisi jalan tidak akan dikembalikan seperti semula.
“Saya mewanti-wanti itu karena takut tidak akan diperbaiki semula lagi karena nantinya bisa rusak dan kotor,” tegasnya.
Lebih lanjut, Jay mempertanyakan mengapa proyek senilai ratusan juta rupiah itu tidak melalui sosialisasi maupun izin lingkungan.