daerah

352 Siswa Keracunan Massal Diduga Imbas Menu MBG Tak Layak Konsumsi di KBB, Gubernur Dedi Janji Evaluasi

Selasa, 23 September 2025 | 21:18 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi angkat bicara terkait kasus ratusan siswa keracunan massal imbas program MBG di Kabupaten Bandung Barat. (Instagram.com/@dedimulyadi71)

Status Kejadian Luar Biasa

Bupati KBB, Jeje Ritchie Ismail, langsung menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) demi mempercepat penanganan. Posko darurat dibuka di GOR Cipongkor, sementara puluhan siswa lainnya dirawat di Puskesmas, RSUD Cililin, hingga RSIA Anugrah.

“Jadi sekarang juga kita sudah menetapkannya sebagai statusnya KLB, kejadian luar biasa, supaya penangannya lebih cepat dan juga lebih menyeluruh,” kata Jeje, Senin, 22 September 2025.

Gejala yang dialami siswa seragam: mual, muntah, dan pusing. Hingga Selasa pagi, total korban meningkat menjadi 364 siswa. Sebagian besar sudah mulai pulih, dengan 225 siswa dipulangkan.

Baca Juga: Mahfud MD Tolak Kursi Menko Polkam, Pilih Bantu Prabowo di Reformasi Polri Demi Etika Politik

Evaluasi Program MBG

Gubernur Dedi Mulyadi menekankan pentingnya evaluasi serius terhadap Program MBG. Ia menyebut makanan yang dikonsumsi siswa basi karena terlalu lama disimpan.

“Waktunya sudah terlalu lama, antara dimasak dan dimakan, dan itu harus menjadi bahan evaluasi,” terang Dedi. Ia meminta dapur penyelenggara menyesuaikan jam masak dengan distribusi agar makanan tetap segar.

“Jadi jangan masaknya terlalu sore atau malam, kalau bisa agak mepet ke pagi agar nasi dan makanannya disajikan masih dalam keadaan fresh,” jelas Dedi.

Meski belum memutuskan apakah dapur MBG akan dihentikan sementara, evaluasi terbuka akan digelar bersama penyelenggara. Publik menantikan langkah ini bukan sekadar janji, melainkan jaminan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.***

Halaman:

Tags

Terkini