“Dokter bilang, ‘Pak ini ada selang di dalam.’ Setelah itu saya langsung dilakukan tindakan operasi untuk mengambil selang. Alhamdulillah setelah selang diambil saya sehat, normal, kembali seperti semula,” jelas Mistono.
Keluarga Tuntut Pertanggungjawaban
Usai operasi kedua, kondisi Mistono pulih dan ia bisa kembali bertani seperti biasa. Hasil pemeriksaan laboratorium juga memastikan ia negatif HIV, berbeda dengan vonis awal dari RSUD Kalisari.
Putra Mistono, Yusro, mengaku kecewa atas penderitaan yang dialami ayahnya.
“Bapak saya selama tujuh bulan menderita, bukan soal sakitnya saja, tapi juga dampak sosial yang dialami,” ujarnya.
Keluarga Mistono kini berencana menuntut pertanggungjawaban dari pihak RSUD Kalisari Batang.
Harapan Mistono: Keadilan
Mistono hanya berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi rumah sakit agar lebih berhati-hati.
“Saya cuma ingin keadilan. Kalau memang salah, ya harus bertanggung jawab. Jangan sampai ada orang lain ngalami kayak saya,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Kalisari Batang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan malpraktik tersebut.***