daerah

Peringati Hari Farmasi Sedunia 2025, Ratusan Apoteker di Ciamis Gelar Aksi Peduli Kesehatan dan Edukasi Masyarakat

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 21:23 WIB
Ratusan apoteker di Kabupaten Ciamis merayakan Hari Farmasi Sedunia 2025 dengan senam sehat, edukasi, dan santunan bagi anak stunting. (Dimas)

 

Mediapriangan.com - Dalam rangka memperingati Hari Farmasi Sedunia 2025, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan bertema “Think Health, Think Pharmacist” di Puskesmas Ciamis, Sabtu (18/10/2025).

Acara peringatan Hari Farmasi Sedunia 2025 di Kabupaten Ciamis ini, diikuti sekitar 200 apoteker dan 100 anggota Prolanis, menjadikannya salah satu peringatan profesi kesehatan terbesar di daerah tersebut.

Beragam agenda digelar, mulai dari senam sehat bersama apoteker, edukasi kepatuhan minum obat bagi penderita hipertensi dan diabetes, hingga pemberian santunan untuk delapan anak stunting di Kelurahan Sindangrasa.

Baca Juga: Didi Sukardi Hadiri Abdi Nagri Nganjang ka Warga di Ciamis, Pelayanan Publik Dekatkan Pemerintah dengan Masyarakat

Kegiatan ini bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan aksi nyata yang menitikberatkan pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peran apoteker dalam sistem kesehatan.

Ketua penyelenggara, Gurlia Bayurini, menyampaikan bahwa momen ini sangat penting untuk menegaskan peran strategis apoteker dan asisten apoteker.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan peran apoteker dan asisten apoteker dalam pelayanan kesehatan, khususnya terkait penggunaan obat yang aman dan efektif,” ujarnya.

Baca Juga: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Turun Langsung di Program Abdi Nagri Nganjang ka Warga, Ada Layanan dan Hiburan Rakyat

Senada dengan itu, Ketua IAI Cabang Ciamis Ane Kustini menegaskan bahwa tema tahun ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Menurutnya, apoteker memiliki peran lebih luas dari sekadar penyedia obat.

“Apoteker bukan hanya sebagai penjual obat di apotek, tetapi merupakan tenaga kesehatan yang telah menempuh pendidikan tinggi dan memiliki kompetensi untuk memberikan konseling obat kepada pasien dengan tepat dan aman, melakukan monitoring terapi obat, memberikan edukasi kesehatan, dan pencegahan penyakit serta menjadi konsultan kesehatan yang dapat diakses dengan mudah,” ujarnya.

Ane juga menambahkan komitmen IAI Ciamis untuk terus meningkatkan kompetensi anggotanya melalui pelatihan berkelanjutan, memperkuat kolaborasi lintas profesi, dan memperluas akses layanan farmasi di masyarakat.

Baca Juga: Bupati Herdiat Resmikan Klinik Jiwa dan Panti Rehabilitasi Mental di Ciamis, Jawab Kebutuhan 1.000 Pasien ODGJ

Bupati Ciamis yang diwakili Sekretaris Dinas Kesehatan Ilmayasa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

Halaman:

Tags

Terkini