Bagian yang paling menyita perhatian adalah bazar UMKM yang menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner khas Tasikmalaya hingga produk kreatif masyarakat lokal.
Viman juga menyebutkan bahwa kegiatan ini menghadirkan berbagai layanan publik yang bermanfaat bagi warga.
“Ada donor darah, bazar UMKM, gerakan pangan murah, cek kesehatan gratis, pelayanan langsung dari berbagai OPD, santunan, dan masih banyak lagi,” ujarnya.
Sebagai bagian dari program yang digelar di sepuluh kecamatan, Raksa Budaya Santun menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk menghadirkan perayaan yang inklusif, hangat, dan dekat dengan masyarakat.
Baca Juga: Raksa Budaya Santun Tawang Jadi Sorotan HUT ke 24 Kota Tasikmalaya, Momen Komeng Naik Si Layung
“Itu merupakan upaya kita untuk lebih dekat dengan masyarakat dan lebih menyentuh masyarakat, dengan harapan perayaan Hari Jadi Kota Tasikmalaya ini bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di Kota Tasikmalaya,” pungkasnya.
Tradisi, ekonomi kreatif, dan kebersamaan menjadi satu kesatuan dalam denyut kehidupan Kota Tasikmalaya hari ini.
Selanjutnya, gelaran Raksa Budaya Santun episode terakhir yakni di Kecamatan Purbaratu, besok, Kamis 30 Oktober 2025 di Lapang Singkup Purbaratu, Kota Tasikmalaya.***