Menurutnya, hal tersebut menjadi kekuatan moral dan ekonomi yang mendukung program kemanusiaan serta inovasi lingkungan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Pusdal LH Kalimantan, Fitri Harwati, mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat masyarakat dan aparatur Ciamis dalam menciptakan sistem pengelolaan lingkungan yang efektif.
"Kami datang dari jauh untuk belajar langsung tentang sistem, program, dan inovasi pengelolaan sampah yang diterapkan di Ciamis. Dari keterbatasan justru lahir inovasi serta kolaborasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: Didi Sukardi Dorong Salimah Dirikan Lembaga Pendidikan Islam di Ciamis, Wujudkan Kemandirian Umat
Fitri Harwati menilai, apa yang dilakukan Ciamis bisa menjadi contoh untuk daerah lain di Kalimantan dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan yang melibatkan peran aktif masyarakat.
Kegiatan ini menegaskan posisi Ciamis sebagai pelopor inovasi lingkungan berkelanjutan di Indonesia. Melalui komitmen dan sinergi antara pemerintah serta masyarakat.
Ciamis membuktikan bahwa kemajuan tidak selalu bergantung pada dana besar, melainkan pada tekad dan kerja sama yang tulus demi lingkungan yang lebih baik.***