daerah

Dokter Vaskular RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Edukasi Warga Terkait Luka Kaki Menghitam

Rabu, 19 November 2025 | 17:54 WIB
dr. Aa Ahmad Dimyati, Kabid Yankes RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya, memaparkan edukasi luka kaki menghitam dan kesiapan layanan vaskular. (D. Farhan Kamil)

Berikutnya tambah Aa, penyakit kaki diabetik atau Diabetic Foot Ulcer (DFU), juga menjadi penyebab banyak pasien datang dengan luka membusuk di kaki. DFU merupakan luka yang muncul akibat gabungan neuropati, gangguan perfusi, dan infeksi.

Ada enam prinsip utama dalam penanganan luka kaki diabetes, yaitu mengurangi tekanan pada area luka dan proteksi, memperbaiki perfusi jaringan (memastikan aliran darah cukup), mengatasi infeksi, kontrol metabolik (gula darah), perawatan luka rutin, dan edukasi pasien.

Baca Juga: RSUD KHZ Musthafa Bakal Luncurkan Inovasi Surat Kontrol Digital via WhatsApp

Menurutnya, kegagalan untuk mendiagnosis dan mengobati PAD, merupakan penyebab utama terjadinya amputasi pada penderita kaki diabetik. Kemudian pasien diabetik dengan nilai ABI normal belum bisa menyingkirkan suatu PAD.

Selanjutnya, insiden PAD dari penderita DM mencapai 40 persen dan gejala dari Asimptomatik sampi 50 persen menjadi DFU.
"Penelitian menunjukkan bahwa PAD menjadi penyebab utama amputasi pada pasien diabetes yang tidak mendapatkan penanganan tepat waktu," ucap Aa.

Ia juga menemukan banyak pasien muda dengan gejala luka jari, kebiruan pada kaki, hingga gangren, yang disebabkan oleh Buerger Disease atau tromboangitis obliterans. Penyakit ini mengakibatkan peradangan dan pembengkakan atau sumbatan pada pembuluh darah, biasanya tangan dan kaki.

Baca Juga: Komitmen RSUD KHZ Musthafa Dalam Suksesi Pelayanan Program JKN, Berbuah Manis

Faktor risiko utamanya adalah merokok berat, termasuk rokok kretek, filter, maupun tembakau linting. Zat berbahaya pada rokok seperti nikotin, karbon monoksida, dan tar menyebabkan pembekuan darah lebih mudah terjadi, dinding pembuluh darah menebal, dan aliran darah tersumbat.

"Gejala lain termasuk fenomena Raynaud, yaitu jari memutih saat dingin dan membiru ketika aliran darah kembali," terang Aa.

Lebih lanjut dr. Aa menjelaskan tentang Aneurisma Aorta Abdominal (AAA), yakni pembesaran dinding aorta lebih dari 1,5 kali ukuran normal. Bila membesar dan pecah, kondisi ini dapat menyebabkan kematian mendadak.

Baca Juga: Warga Keluhkan Kuota Pendaftaran RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya di Aplikasi JKN Sering Habis

Gejala aneurisma ini meliputi nyeri perut menetap, nyeri punggung, dan sensasi berdenyut di sekitar pusar.

"Pemeriksaan USG sangat efektif mendeteksi dini aneurisma, terutama pada pria usia di atas 65 tahun yang memiliki riwayat merokok,” tambahnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan keluhan kaki kebiruan, dingin, atau luka yang tidak sembuh-sembuh.

"Segera periksa sebelum terlambat. Makin cepat ditangani, makin besar peluang pasien terhindar dari amputasi,” tegas dr. Aa.

Halaman:

Tags

Terkini