hukum

Jejak Digital Ungkap Motif Pembunuhan Alvaro, Polisi Beberkan Peran Ayah Tiri dan Kemungkinan Pelaku Lain

Selasa, 25 November 2025 | 12:47 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto ungkap motif pelaku penculikan dan pembunuhan yang dilakukan ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho. (Dok Polri) (Dok. Polri)

 

Mediapriangan.com - Penyelidikan terhadap Motif Pembunuhan Alvaro kembali menemukan titik terang setelah polisi menelusuri Jejak Digital milik Ayah Tiri korban, Alex Iskandar.

Polda Metro Jaya mengungkap bahwa tindakan penculikan dan pembunuhan terhadap Alvaro Kiano Nugroho (6) bermula dari kemarahan mendalam Alex terhadap istrinya yang bekerja di luar negeri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa motif kuat tersebut muncul jauh sebelum Alvaro hilang pada 6 Maret 2025.

Baca Juga: Jejak Terakhir Alvaro Terungkap, Kapolres Jaksel Beberkan Fakta Baru Kasus Alvaro setelah Pencarian 8 Bulan

"Jadi motifnya sudah ada dorongan dan terakumulasi. Diduga istrinya memiliki pria idaman lain," ujar Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 24 November 2025.

Budi menyebut bahwa emosi yang menumpuk itu berubah menjadi pemicu tindakan ekstrem yang memakan korban jiwa.

Penelusuran Jejak Digital memperlihatkan bagaimana percakapan tersangka sarat kemarahan terhadap istrinya sehingga menyasar kepada sang anak tiri.

Baca Juga: Kasus Alvaro Mencuat Lagi, Dugaan Keterlibatan Keluarga Ayah Tiri Diungkap Sang Nenek

Jejak Digital Ungkap Rencana Balas Dendam

Menurut Budi, pemeriksaan terhadap ponsel tersangka menjadi bagian penting dalam mengungkap Motif Pembunuhan Alvaro. Setelah dilakukan analisis forensik, penyidik menemukan percakapan yang menggambarkan keinginan balas dendam.

"Terlapor setelah terang-terangan menulis kalimat 'gimana caranya gue balas dendam'. Ini muncul berulang kali di dalam konteks kemarahan, serta rasa sakit hati yang ditujukan ke pihak tertentu," kata Budi.

Temuan ini kemudian memperkuat dugaan bahwa tindakan Alex bukan spontan, melainkan lahir dari niat yang berkembang seiring konflik rumah tangga.

Baca Juga: MUI Soroti Koperasi Merah Putih Syariah di Munas XI, Isyaratkan Kebutuhan Mendesak Koperasi Syariah

Halaman:

Tags

Terkini