daerah

Pemuda PUI Kota Tasikmalaya Resmi Dilantik, Dorong Kaderisasi dan Kolaborasi Menuju Generasi Emas

Sabtu, 13 Desember 2025 | 22:32 WIB
Pemuda PUI Kota Tasikmalaya, Pelantikan Pemuda PUI, DPD Pemuda PUI 2025–2028, Pemuda PUI Jawa Barat, berita Tasikmalaya. (Dok. PUI)

Mediapriangan.com - Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Persatuan Ummat Islam (PUI) Kota Tasikmalaya periode 2025–2028 resmi dilantik.

Prosesi pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda PUI Provinsi Jawa Barat, Nanang Mulyana, di Graha Halim Sanusi PUI, Jalan Cinehel No. 18, Cigereung, Kota Tasikmalaya, Sabtu (13/12/2025).

Nanang Mulyana menegaskan, Pemuda PUI merupakan embrio calon pemimpin masa depan di tingkat wilayah.

Baca Juga: Update Kasus Penganiayaan TMP Kalibata Terungkap, 6 Anggota Polri Jadi Tersangka Usai Kerusuhan Mematikan

"Kami menekankan pentingnya kaderisasi yang berkesinambungan sebagai ruh utama organisasi kepemudaan," ujar Nanang.

Menurutnya, proses kaderisasi tidak boleh berhenti pada momentum seremonial semata, melainkan harus dilanjutkan melalui training intisab dan penguatan kepemimpinan yang berkelanjutan.

"Pemuda harus menyiapkan kader-kader terbaik untuk masa depan. Kaderisasi harus terus berjalan, bukan hanya hari ini, tetapi juga pasca kepemimpinan sekarang," kata Nanang.

Baca Juga: Kelurahan Sindangrasa Kabupaten Ciamis Masuk 5 Besar Anugerah Gapura Sri Baduga Jawa Barat

Sementara itu, Ketua DPD Pemuda PUI Kota Tasikmalaya terpilih, Fikri Dikriansyah, menyebutkan, kepengurusan periode ini dibangun dengan komposisi yang heterogen serta mengedepankan semangat inklusivitas.

Ia menegaskan, Pemuda PUI hadir sebagai jalan tengah yang mampu meredam konflik dan terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak.

"Kami siap menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun seluruh elemen masyarakat," kata Fikri.

Baca Juga: Dari Screening hingga Kacamata Gratis, PKK Jabar Sentuh Kesehatan Mata Pelajar Kabupaten Tasikmalaya

Namun demikian, sambung Fikri, Pemuda PUI tetap akan bersikap kritis terhadap kebijakan yang dinilai tidak sesuai dengan aturan.

"Prinsip kami fleksibel, siap bermitra, tetapi tetap kritis demi kepentingan umat dan masyarakat," ucapnya.

Halaman:

Tags

Terkini