Mediapriangan.com - Gedung Aula PLHUT Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Tasikmalaya menjadi saksi antusiasme 115 peserta calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan calon PPIH Kloter 1447 H/2026 M yang mengikuti seleksi Computer Assisted Test (CAT) Tahap 1, Kamis (4/12/2025).
Mereka merupakan peserta yang lolos verifikasi dari 219 pendaftar daring. Sejak pagi, para peserta tampak bersiap menghadapi ujian, meski sempat dibuat tegang oleh kendala teknis jaringan. Aplikasi CATPETUGAS sulit diakses melalui gawai masing-masing, membuat pelaksanaan mundur beberapa menit dari jadwal.
Namun suasana yang sempat tegang berubah lega setelah koneksi pulih dan ujian berlangsung tertib di bawah pengawasan tim dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenhaj Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Dari Zona ke Zona, GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Mantapkan Barisan dan Regenerasi Kader
Ketua Panitia Seleksi sekaligus Kepala Kemenhaj Kabupaten Tasikmalaya, Hj. Iin Ufairoh, S.Ag, M.Pd.I mengatakan, dalam seleksi ini, peserta terbagi ke dalam beberapa formasi yaitu PPIH Bimbingan Ibadah (2 orang), Ketua Kloter (12), Pembimbing Ibadah (9), Konsumsi (36), Akomodasi (40), dan Transportasi (16). Tidak ada formasi untuk Siskohat.
Iin menegaskan, seleksi dilakukan profesional untuk menemukan SDM terbaik, berintegritas, dan memiliki kompetensi dalam melayani jamaah haji. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan haji tak hanya bergantung pada sistem, tetapi kualitas sumber daya manusianya.
"Kita berharap semua peserta diberi kesempatan lulus. Allah SWT punya cara mengundang hamba-Nya ke Tanah Suci, termasuk melalui tugas petugas haji ini,” tutur Hj. Iin Ufairoh.
Baca Juga: Perkuat Thoriqoh Mu’tabarah, Pengurus Tiga Tingkatan JATMAN Kabupaten Tasikmalaya Resmi Dilantik
Ia juga menyoroti lahirnya Kementerian Haji dan Umrah pada 26 September 2025, yang kini mengambil alih rekrutmen petugas dari Kementerian Agama. Langkah tersebut menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan jamaah.
Di sisi lain, amanat Menteri Haji dan Umrah RI, Gus Irfan, yang dibacakan Plt. Kepala Kankemenag Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Asep Barhia, menegaskan pentingnya peran petugas haji sebagai representasi negara di Tanah Suci.
"Para petugas adalah ujung tombak pelayanan, harus tangguh, berintegritas, dan mampu berkomunikasi lintas budaya," tegasnya.
kabupaten TasikmalayaBaca Juga: Tonggak Baru PT Abhyakta Kabupaten Tasikmalaya, Asep Mulyaden Terpilih Jadi Direksi
Ia mengingatkan peserta untuk memandang seleksi sebagai ikhtiar terbaik, bukan kompetisi semata. Niat yang tulus, kesiapan mental, dan empati menjadi modal utama, selain kemampuan teknis.
Artikel Terkait
Kontribusi Besar Kabupaten Tasikmalaya untuk Jawa Barat Jadi Provinsi Terbaik Turunkan Stunting
22 Perkara Inkrah, Kejari Kabupaten Tasikmalaya Musnahkan Barang Bukti
LBH Ansor Kabupaten Tasikmalaya Jadi Narasumber Utama Sosialisasi Paralegal Pemdes 2025
Dokter Vaskular RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Edukasi Warga Terkait Luka Kaki Menghitam
Cegah Konflik Rumah Tangga, KUA Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya Gelar Binwin PraNikah
Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Tekankan Urgensi Penanganan Anak Putus Sekolah dalam Bimtek ATS