daerah

Sempat Disebut Rp150 Juta, Sumur Bor di Aceh Timur Ternyata Dibuat Warga Hanya Rp15 Juta

Senin, 5 Januari 2026 | 13:38 WIB
Sumur bor Aceh Timur viral. Saat disebut Rp150 juta, warga bangun sumur bor hanya Rp15 juta untuk korban banjir.   (Instagram/undercover.id)

Baca Juga: Tim SAR Temukan Bocah 6 Tahun Korban Terseret Arus Sungai Cikalang Tasikmalaya

Lebih lanjut, pria itu membandingkan pengalamannya dengan pernyataan KSAD yang menyebut biaya sumur bor bisa mencapai Rp150 juta.

"Katanya itu mencapai Rp150 juta, saya tidak tahu akan sebesar apa itu?" sebutnya.

"Tapi yang saya tahu, sumur bor yang paling besar ukuran 12 inci itu atau sebesar tiang listrik, itu harganya Rp100 juta," imbuhnya.

Baca Juga: Pascabanjir Bandang Aceh Timur, Warga Terpaksa Sewa Beko Mahal untuk Bersihkan Lumpur di Rumah

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi pascabencana di Aceh Tamiang, Presiden Prabowo sempat menanyakan rincian fasilitas yang disertakan dalam pembangunan sumur bor versi pemerintah.

"Lengkap sampai keluar airnya?" tanya Prabowo saat rapat koordinasi pascabencana di Aceh Tamiang, pada Kamis, 1 Januari 2026.

"Lengkap bapak. Lengkap dengan instalasi airnya. Kemudian juga ada tangki airnya dan bisa langsung diambil oleh masyarakat," terang Suharyanto.

Baca Juga: Viral Gelembung Gas Muncul di Gunong Cut Nagan Raya Pascabanjir, Pemkab Turunkan Tim dan Pasang Garis Polisi

Menanggapi hal tersebut, KSAD Maruli Simanjuntak menjelaskan bahwa biaya sumur bor sangat bergantung pada kondisi tanah di lokasi.

"Mungkin tidak cukup bang kalau di atas Rp100 juta. Karena itu kadang-kadang ngebor tergantung tanahnya, pak," ucapnya.

"Kalau tananya lunak itu mungkin dua minggu baru dapat, tapi kalau keras mungkin memerlukan lebih waktunya dari itu," tegas Maruli.

Kasus sumur bor di Aceh Timur dengan biaya Rp15 juta ini pun memunculkan diskusi publik soal efisiensi anggaran, peran bantuan warga, serta transparansi biaya penanganan pascabencana.***

Halaman:

Tags

Terkini