Unggahan viral gaji guru honorer 2026 tersebut telah ditonton lebih dari 151 ribu kali dan menuai beragam respons. Banyak warganet memberikan dukungan moral kepada para guru honorer yang dinilai masih berjuang di tengah keterbatasan.
Sejumlah komentar menyebut video tersebut sebagai potret nyata kesejahteraan pendidik. Ada pula yang menilai viral gaji guru honorer 2026 menjadi cara agar suara guru honorer terdengar oleh para pemangku kebijakan.
Sebelumnya, isu guru honorer dan kesejahteraan pendidik juga mencuat dalam rapat dengar pendapat di DPR RI. Seorang guru honorer dari Bekasi, Indah Permata Sari, menyampaikan langsung keluhannya di hadapan anggota dewan.
“Saya yang namanya terdata di 265 itu yang belum masuk data pendidikan, Pak, padahal saya sudah memenuhi masa kerja, tapi sulitnya untuk masuk data pendidikan atau dapodik itu sulitnya luar biasa, Pak,” ungkap Indah di depan Baleg DPR pada Senin, 2 Februari 2026.
Indah menjelaskan, belum terdaftarnya nama dalam Dapodik berdampak pada akses informasi penting, termasuk terkait seleksi P3K. Kondisi tersebut membuatnya terus berada dalam ketidakpastian sebagai guru honorer.
Bahkan, demi mencukupi kebutuhan hidup, Indah harus mencari penghasilan tambahan di luar profesinya sebagai pendidik.
“Pulang mengajar jadi antar jemput laundry, Pak,” tukasnya.***