daerah

Asosiasi Koperasi Merah Putih Banyuwangi Dibentuk, Koperasi Desa Kelurahan Satukan Langkah Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Senin, 9 Februari 2026 | 21:41 WIB
Asosiasi Koperasi Merah Putih Banyuwangi resmi berdiri, menyatukan Koperasi Desa Kelurahan untuk mendorong ekonomi kerakyatan berkelanjutan. (Dok. Promedia)

 

BANYUWANGI, Mediapriangan.com - Upaya memperkuat Ekonomi Kerakyatan berbasis desa dan kelurahan di Banyuwangi memasuki fase baru dengan terbentuknya Asosiasi Koperasi Merah Putih Banyuwangi. Asosiasi ini menjadi wadah bersama bagi Koperasi Desa Kelurahan untuk membangun koordinasi yang lebih solid dan terarah.

Deklarasi Asosiasi Koperasi Merah Putih Banyuwangi berlangsung di Kelurahan Giri, Kecamatan Giri, Senin (9/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti perwakilan 46 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyuwangi. Dalam forum tersebut, peserta juga menyepakati pembentukan struktur kepengurusan awal.

Melalui kesepakatan bersama, Imam Maskun dipercaya sebagai Ketua Umum Asosiasi Koperasi Merah Putih Banyuwangi. Kepengurusan ini diharapkan mampu menjadi penggerak konsolidasi Koperasi Desa Kelurahan agar tidak lagi berjalan sendiri sendiri dalam menghadapi tantangan pengelolaan usaha.

Baca Juga: Wisatawan Surabaya Alami Dugaan Pemalakan Rp150 Ribu di Bangsring Underwater Banyuwangi

Pembentukan asosiasi ini diarahkan untuk meningkatkan profesionalisme tata kelola koperasi, memperluas jejaring kerja sama, serta memperkuat posisi Koperasi Desa Kelurahan dalam Ekonomi Kerakyatan. Asosiasi juga dirancang sebagai ruang pertukaran pengalaman dan praktik baik antar koperasi anggota.

Secara kelembagaan, Asosiasi Koperasi Merah Putih Banyuwangi diposisikan sebagai jembatan komunikasi antara pengurus Koperasi Desa Kelurahan dengan pemangku kepentingan di tingkat daerah hingga nasional. Peran ini diharapkan dapat memperkuat perlindungan hukum, akses informasi, serta advokasi kebijakan yang berpihak pada Ekonomi Kerakyatan.

Penggagas asosiasi menegaskan bahwa gerakan Koperasi Desa Kelurahan di Banyuwangi murni berorientasi pada penguatan Ekonomi Kerakyatan dan tidak terkait dengan kepentingan politik praktis. Koperasi dipandang sebagai instrumen strategis dalam produksi, distribusi, dan layanan keuangan berbasis komunitas.

Baca Juga: BAPPENAS Puji Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi, Jadi Percontohan Digitalisasi Layanan Warga

Secara substansi, arah gerak Asosiasi Koperasi Merah Putih Banyuwangi sejalan dengan kebijakan nasional yang menempatkan koperasi dan UMKM sebagai pilar utama Ekonomi Kerakyatan. Fokus pembangunan desa, kemandirian ekonomi, dan pemerataan kesejahteraan menjadi landasan penguatan Koperasi Desa Kelurahan.

Dalam rumusan tujuan bersama, asosiasi menetapkan enam fokus kerja utama. Pertama, penguatan sinergi antar Koperasi Desa Kelurahan untuk meningkatkan kontribusi koperasi terhadap perekonomian lokal. Kedua, pengembangan usaha melalui inovasi, peningkatan produktivitas, dan peluang investasi yang berkelanjutan.

Ketiga, advokasi kebijakan guna menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan Koperasi Desa Kelurahan. Keempat, penguatan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga keuangan untuk memperluas akses dan daya saing koperasi.

Baca Juga: Viral! Wanita Diduga Mabuk Bikin Rusuh di Banyuwangi, Langsung Diceburkan ke Sungai oleh Warga yang Kesal

Kelima, pendidikan dan pelatihan bagi pengurus serta anggota koperasi sebagai bagian dari peningkatan kapasitas kelembagaan. Keenam, peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakat melalui pengelolaan koperasi yang sehat, transparan, dan akuntabel.

Halaman:

Tags

Terkini